Cacing, bagi kebanyakan orang mungkin binatang menjijikkan. Tapi bagi para petani, dan tukang kebun, cacing dianggap sama berharganya seperti hujan dan sinar matahari. Pada jaman Cleopatra, bangsa Mesir menganggap mahluk ini suci. Socrates menyebut mahluk ini sebagai "ususnya tanah".
Dipercaya mulai ada sejak sekitar 120 juta tahun yang lalu, cacing adalah mahluk yang unik. Tidak memiliki kaki, otak, dan paru-paru, tapi punya 5 jantung. Yang lebih aneh lagi, binatang ini memiliki organ reproduksi baik pria maupun wanita (termasuk dalam kategori hermaphrodite / banci).
Kaya Protein
Bagi kebanyakan orang cacing hanya berguna sebagai umpan kail, dan menyuburkan tanah alias mengembalikan nitrogen ke bumi. Sangat sedikit perhatian yang diberikan dunia pada cacing tanah sebagai "makanan". Sungguh sayang, karena cacing tanah mengandung 70-82% protein, dan rasanya juga enak.
Sebelum dimakan, cacing harus dibersihkan dulu. Caranya mudah : Masukkan ke dalam wadah berisi tepung jagung yang sudah dilembabkan, selama 48 jam, segera setelah Anda menangkapnya. Kalau tidak mau langsung dimasak, cuci dan masukkan ke dalam freezer. Untuk menghilangkan lendirnya, rebus cacing dengan air mendidih. Kalau masih tersisa lendir, rebus lagi sampai lendirnya hilang.
Suku Maori (New Zealand), Aborigin (Australia), Aztek, dan suku-suku primitif lainnya biasanya memanggang cacing di atas api unggun, atau di bawah panas sinar matahari lalu menumbuknya sampai halus untuk dimakan dengan roti atau rebusan.
Di buku The Worm Book terbitan 1998, cacing tanah disajikan sebagai menu yang lebih menarik, diantaranya : Oatmeal Earthworm-Raisin Muffins (muffin gandum rasa cacing tanah dengan kismis), Earthworm Meatloaf, & Caramel Earthworm Brownies. Mmm ... kedengarannya yummy ya. Di buku lain, Urban Wilderness : A Guidebook to Resourceful City Living (1979), Christopher Nyerges, sang pengarang, menyarankan untuk membalut cacing tanah dengan tepung, goreng dengan mentega sampai warnanya kecoklatan, campur dengan tumisan bawang dan jamur, kemudian oleskan sour cream.
Perancis, yang terkenal jago mengolah bekicot menjadi makanan yang lezat, ternyata juga ahli memasak cacing tanah. Souffle Ver de Terre nama menunya. (Ver de Terre artinya cacing tanah dalam bahasa Perancis).
Berani nyobain rasanya? Di kota Butler, Pennsylvania, pelajar-pelajar tingkat 11 melakukan eksperimen sumber-sumber makanan alternatif. Salah satunya, mengolah cacing tanah. Cacing itu mereka goreng, dilapisi dengan saus coklat, lalu ... mereka mengambil napas panjang, menutup mata, dan menelannya.
Bagi yang ingin mencoba bagaimana enaknya makan cacing, di bawah ini ada resep pastel cacing yang dapat anda coba.
Resep : Pastel cacing tanah
  • 750 gr cacing tanah yang sudah ditumbuk halus
  • 1/2 cangkir mentega, lelehkan.
  • 1 sendok teh kulit buah lemon
  • 1 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica putih
  • 2 sendok makan air soda
  • 1 telur
  • 1 cangkir remah2 roti kering
  • 2 sendok makan mentega
  • 1 cangkir sour cream
Campur 750 gr bubuk cacing tanah, lelehan mentega, dan kulit buah lemon, garam, serta merica. Aduk dengan air soda. Bentuk jadi pastel lalu celupkan ke dalam kocokan telur, masukkan remahan-remahan roti. Goreng dengan mentega selama 10 menit. Sajikan dengan sour cream di atasnya.
#dari: berbagai sumber
loading...