Seperempat dari seluruh pria di dunia mengalami serangan jantung – usia rata-rata adalah 65 – dan untuk 80.000 dari mereka, gejala pertama adalah menjadi gejala yang terakhir: kematian. Isi kuis ini untuk mengetahui apakah jantung Anda sedang menjadi bom waktu bagi Anda.

Catatan: Kuis ini bukan alat diagnosa, dan skor hasil Anda bukan sebuah diagnosa. Kuis ini dibuat untuk memberi Anda gambaran umum dari tingkat risiko Anda. Kalau skor Anda menimbulkan kekhawatiran atau pertanyaan, buat janji dengan dokter untuk mendiskusikan kuis ini menggunakan hasil tes Anda.

1. Berapa usia Anda?

Lebih dari 83% orang yang meninggal karena penyakit jantung berusia 65 tahun atau lebih, tapi risiko Anda terhadap atherosclerosis (dan akhirnya menyerah pada serangan jantung yang fatal) mulai meningkat setelah usia 40.
a. 35 atau kurang         Nilai=0
b. 36 sampai 50         Nilai=1
c. 51 sampai 60         Nilai=2
d. 61 atau lebih         Nilai=3

2. Apakah keluarga Anda ada yang mengidap penyakit jantung?

Genetik adalah satu-satunya tanda terbesar yang bisa menunjukkan apakah Anda akan mengalami kasus henti jantung. Semakin dekat hubungan keluarga tersebut dan semakin muda usia mereka ketika mengalami serangan jantung, semakin tinggi seharusnya kewaspadaan Anda.
a. Ya*         Nilai=5
b. Tidak         Nilai=0
* Gandakan skor Anda kalau ayah Anda meninggal karena serangan jantung sebelum berusia 50 tahun. Kalikan tiga kalau kakek Anda mengalami nasib serupa.

3. Apakah Anda merokok atau sering terpapar asap rokok?

Zat-zat kimiawi di dalam rokok beraksi seperti kertas ampelas bagi pembuluh darah dan memberi “pegangan” bagi plak untuk bertahan.
a. Ya         Nilai=5
b. Tidak         Nilai=0

4. Berapa tekanan darah Anda?

Tekanan darah tinggi punya efek yang sama dengan merokok, yaitu merusak dinding Pembuluh darah dan memfasilitasi arteriosclerosis.
a. Lebih besar dari 140/190         Nilai=5
b. Antara 121/81 dan 139/89         Nilai=2
c. Kurang dari 120/80         Nilai=0

5. Berapa tingkat kolesterol Anda?

Semakin jauh jarak antara HDL dan LDL Anda, semakin besar risiko Anda terhadap serangan jantung. Anda harus mengecek profil lemak Anda lima tahun sekali sejak usia 30 tahun, dan setiap kali dokter Anda menganjurkan.
a. HDL kurang dari 40 mg/dL             Nilai=5
b. LDL lebih dari 130 mg/dL             Nilai=5
c. Total kolesterol di bawah 200 mg/dL         Nilai=0

6. Berapa level trigliserida Anda?

Trigliserida adalah bentuk kimiawi dari lemak dalam darah Anda. Jika levelnya tinggi, hal ini bisa meningkatkan risiko pembentukan plak dalam dinding-dinding pembuluh darah. (Profil lemak Anda selama lima tahun sekali akan mencakup level trigliserida.)
a. Lebih besar dari 150 mg/dL     Nilai=5
b. Kurang dari 150 mg/dL         Nilai=0
c. Tidak tahu         Nilai=2

7. Berapa level glukosa darah puasa Anda?

Semakin banyak gula yang Anda miliki dalam darah, semakin kental darah Anda. Ini bisa meningkatkan tekanan darah dan memfasilitasi pembentukan plak. Para peneliti di Johns Hopkins University menemukan bahwa orang-orang dengan level gula darah tinggi (yaitu prediabetes dan diabetes) memiliki risiko terkena penyakit jantung dua kali lebih besar dari mereka yang nondiabetes. Anda harus menjalani pemeriksaan satu kali setahun saat menginjak berusia 35.
a. Lebih dari 125         Nilai=5
b. Antara 100 dan 124         Nilai=2
c. Kurang dari 99         Nilai=0
d. Tidak tahu         Nilai=2

8. Berapa ukuran lingkar pinggang Anda?

Lemak viskeral – yang terletak di balik perut Anda, membentuk perut buncit yang keras – mengeluarkan hormon yang meningkatkan tekanan darah dan mengakibatkan peradangan.
a. Lebih dari 36*         Nilai=2
b. Kurang dari 36         Nilai=0
* Risiko Anda terhadap serangan jantung meningkat sebesar 300% jika Anda memiliki perut buncit dan dua dari penyakit-penyakit berikut: trigliserida tinggi, HDL rendah, gula darah tinggi, atau tekanan darah tinggi. (Tambahkan 5 kalau ya.)

9. Bisakah Anda merasakan denyut nadi pada kaki Anda?

Jika Anda menempatkan jari-jari Anda di atas telapak kaki, yaitu di tengah-tengah antara pergelangan kaki dan bagian bawah jempol kaki, Anda seharusnya bisa merasakan denyut nadi yang kuat. Jika tidak ada, itu adalah gejala arteriosclerosis, yang sering muncul pertama kali di pembuluh darah yang ada di kaki.
a. Ya         Nilai=0
b. Tidak         Nilai=2

10. Apakah ereksi Anda sekeras ketika Anda berusia 20an?

Arteriosclerosis juga pertama kali bisa menyerang pembuluh darah kecil yang ada di penis, menghalangi aliran darah dan mengakibatkan disfungsi ereksi.
a. Ya*         Nilai=0
b. Tidak         Nilai=2
* Mengalami tiga atau lebih orgasme dalam seminggu dapat mengurangi risiko Anda dari serangan jantung sampai separuh, menurut para peneliti di University of Bristol, di Inggris. (Kurangi 1 angka.)

11. Ukur tingkat stres Anda

Stres memicu hormon lawan-atau-lari, yang meningkatkan tekanan darah dan memfasilitasi penyumbatan yang, pada waktunya, merintangi aliran darah.
a. Sangat tinggi         Nilai=2
b. Sedang         Nilai=1
c. Sedikit atau nol         Nilai=0

12. Seberapa sering anda minum wine / anggur?

Menenggak dua gelas anggur per hari mengurangi risiko Anda dari serangan jantung sebesar 30%, menurut para peneliti Harvard. Tapi, risiko Anda terkena serangan jantung malah meningkat bila Anda meminum lebih banyak lagi setiap harinya.
a. Tiga atau lebih setiap hari         Nilai=2
b. Pesta minuman setiap akhir pekan         Nilai=2
c. Satu atau dua minuman per hari         Nilai=-1
d. Tidak pernah         Nilai=0

13. Apakah anda mendengkur?

Terjadinya apnea (yaitu ketika Anda berhenti bernapas sesaat pada waktu tidur) membuat jantung kekurangan oksigen dan bisa mengakibatkan aritmia jantung, yang bisa berujung pada serangan jantung fatal.
a. Ya – setiap malam dengan suara mirip gergaji kayu yang konsisten         Nilai=0
b. Ya – geraman dan dengusan, lalu diam     Nilai=2
c. Tidak         Nilai=0

14. Anda gampang marah?

Lebih dari 30.000 kasus serangan jantung terjadi setiap tahun karena terpicu emosi sesaat, menurut sebuah studi di Harvard University. Pria yang sering marah-marah juga dua kali lebih mungkin mengalami stroke, menurut penelitian terbaru dalam jurnal Stroke.
a. Ya         Nilai=2
b. Tidak         Nilai=0

15. Seberapa sering Anda berolahraga?

Cukup dua jam olahraga aerobik seminggu (yang terbagi dalam sesi-sesi setengah jam) dapat mengurangi risiko Anda terhadap serangan jantung sampai separuhnya, menurut para peneliti Kanada. Latihan kekuatan juga membantu: Studi terbaru dari Michigan Technological University menunjukkan bahwa pria yang melakukan olahraga angkat beban selama tiga kali seminggu menurunkan kadar dialostik dalam darah sebesar delapan poin, yang dapat mengurangi risiko mereka dari serangan jantung sebesar 15%.
a. Empat kali atau lebih seminggu, masing-masing 30 menit         Nilai=-2
b. Dua atau tiga kali seminggu         Nilai=-1
c. Tak ada olahraga rutin         Nilai=2

16. Seberapa mirip pola makan Anda dengan piramida makanan?

Menyantap lima sajian buah dan sayur sehari bisa mengurangi risiko Anda dari serangan jantung sebesar 12%, menurut studi terbaru dari Harvard University. Fokuslah pada sayuran berdaun hijau. Satu sajian saja per hari dapat mengurangi risiko serangan jantung Anda sebesar 11%.
a. Sama persis         Nilai=-2
b. Cukup mirip         Nilai=0
c. Sama sekali tidak mirip         Nilai=2

Jadi, bagaimana kondisi jantung Anda?

Jumlahkan poin Anda dan gunakan kunci jawaban ini untuk mengukur risiko Anda terhadap serangan jantung, sekaligus menentukan apakah Anda butuh pemeriksaan lanjutan.

Jumlah Nilai: 0 – 10
Risiko Rendah

Berada pada kategori ini bukan berarti Anda bebas hidup seenaknya – penelitian menunjukkan bahwa 50% pria memiliki masalah kardiovaskular pada satu masa dalam hidup mereka – tapi kemungkinan jantung Anda tak akan mengecewakan Anda selama 30 tahun ke depan, terutama jika Anda mempertahankan gaya hidup yang sehat bagi jantung.

Jumlah Nilai: 11 – 25
Risiko Sedang

Walaupun risiko Anda terkena serangan jantung saat ini cukup rendah, prediksi Anda untuk 20 tahun ke depan tidak terlalu menjanjikan.
Lakukan pemeriksaan darah setiap tahun, termasuk HDL , LDL , dan trigliserida, untuk memantau kondisi kesehatan jantung dan mulailah menyesuaikan gaya hidup demi jantung Anda.

Jumlah Nilai: 29 – 39
Zona Waspada

Kecenderungan genetis, gaya hidup, kondisi fisik, atau sejarah keluarga Anda menunjukkan bahwa Anda bisa saja terkena serangan jantung dalam 15 tahun ke depan.
Segera temui dokter Anda dan tanyakan apakah Anda perlu menjalani tes  lanjutan, dan ubah gaya hidup Anda.

Jumlah Nilai: 40 atau lebih
Zona Bahaya

Anda bak menunggu bom waktu meledak. Anda butuh bantuan medis dan  mengubah gaya hidup secara radikal untuk mencegah serangan jantung dalam lima tahun ke depan. Segera temui dokter untuk menjalani tes lanjutan dan mendapatkan panduan.

Sumber: BestLife Indonesia

loading...