Artikel Lainnya

Rumah dan Anggrek

Makin Indah dengan Anggrek

Bunganya cantik, berwarna-warni, dan tahan lama. Batang serta daunnya pun kuat. Itulah ciri khas angrek yang akan menjadikan rumah Anda tampak lebih indah dan asri. Pilihan bunga anggrek dalam menghiasi pekarangan dan rumah tampaknya merupakan langkah yang tepat.

Semakin mendalami anggrek, Anda akan semakin kesengsem bahkan sampai menjadi anggrekmania. Anggrek adalah bunga yang unik, indah, dan menarik hati siapa pun yang melihatnya. Karena keindahannya itu pula, para pecinta jenis bunga ini kini rajin memburu berbagai jenis anggrek sampai ke berbagai negara, khususnya yang tergolong langka.

 

Bunga yang menawan ini cocok sekali ditempatkan pada ruang tamu, teras halaman, dan pekarangan rumah. Juga sangat indah jika dijadikan sebagai penghias di arena pesta perkawinan baik di dalam gedung maupun di ruang terbuka.

Anggrek lebih cocok ditempatkan di luar rumah, seperti teras, kebun, dan halaman rumah, agar tetap terjaga kelembabannya. Selain itu juga tidak boleh langsung terkena sinar matahari, anggrek lebih suka ditempat yang teduh.

Beberapa spesies anggrek Indonesia mempunyai arti cukup penting dalam perkembangan agroindustri anggrek di dunia. Misalnya anggrek larat (Dendrobium phalaenopsis) dan anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis). Hampir semua hibrida komersil dendrobium dan phalaenopsis di dunia, merupakan keturunan dari dua spesies ini.

Saat ini anggrek yang sedang laris di pasaran adalah jenis anggrek hasil persilangan (hybrid). Ini karena harganya relatif murah dibandingkan anggrek spesies. Anggrek spesies adalah anggrek yang masih asli belum disilangkan (dimodifikasi).

Sedikitnya ada tiga jenis anggrek yang laris di pasaran, pertama dendrobium hybrid, misalnya dendrobium keriting. Jenis ini memiliki daya tarik tersendiri mengingat warnanya yang cerah dan bentuknya pun bermacam-macam. Anggrek ini pun mudah dikawinkan dan hasil persilangannya sangat menarik. Setelah dilakukan persilangan, anggrek ini menjadi bervariasi warna dalam satu kelopak bunga, bahkan dari satu tangkai menjadi beberapa tangkai. Dendrobium keriting, salah satu anggrek yang paling diburu oleh para anggrekmania baik spesies maupun modifikasi (hybrid). Harga dendrobium keriting lumayan mahal, sampai jutan rupiah per pohon.

Kedua, anggrek jenis vanda hybrid, misalnya vanda dr anex, sansai blue 3n, dan pat delight. Sedangkan yang ketiga, anggrek yang laris di pasar, adalah jenis anggrek cattleya hybrid, misalnya batavia beatuty, dan pot harng tay.

Tidak semua anggrek dapat disilang. Ada anggrek yang hanya bisa menjadi 'ibu,' tapi belum tentu menjadi 'bapak' (jantan) atau sebaliknya. Untuk mengetahui mana anggrek jantan dan mana yang bukan adalah dengan melihat polannya (sari). Kalau polan berwarna kuning tua, itu berarti anggrek jantan. Bila anggrek memiliki polan kuning muda, dia hanya dapat menjadi betina.


Merawat

Memelihara tanaman anggrek tidak lepas dari proses perawatannya. Pertumbuhan tanaman anggrek dengan hasil bunga yang maksimal bakal bisa didapat kalau perawatannya dilakukan dengan baik. Merawat anggrek bukanlah hal yang sulit. Yang perlu diperhatikan adalah faktor kelembaban, sinar matahari dan udara, air, pupuk, suhu, dan potnya.

Kelembaban

Anggrek memerlukan kelembaban 60 persen. Kondisi ini bisa didapatkan dengan menaruh dalam pot atau nampan dengan batu-batu dan air di bawah atau di sekitar anggrek. Pengaturan kelembaban seperti itu sangat penting, karena jika tidak, Anda harus membuat rumah anggrek (greenhouse) sendiri yang biayanya tentu jauh lebih mahal.

Selain itu, karena berasal dari kawasan sangat tropis, anggrek menjadi tinggi batangnya. Karena itu pula perlu wadah yang kelembabannya lebih besar. Sinar dan udara. Anggrek lebih senang tanpa sinar langsung sepanjang hari. Ventilasi juga sangat penting, baik dengan membuka jendela atau memasang fan (kipas). Ini membuat tanaman anggrek senang dan mengurangi peluang terjangkit hama atau bakteri. Pergerakan udara yang baik dan konstan juga dapat mencegah air atau jamur masuk ke sela-sela daun dan batang. Jika menemukan jamur, bersihkan tanaman dengan sabun dan air.

Air

Untuk mengetahui kapan perlu penyiraman (air), angkat anggrek dan potnya. Jika terasa ringan, sirami kembali. Jenis dendrobium nobiles sedikit lebih perlu perhatian ketika musim berbunga tiba. Anggrek jenis ini lebih senang bila ditempatkan di tempat yang lebih dingin selama musim itu.

Hama dan Penyakit
Penanganan hama dan penyakit hendaknya berpegangan pada prinsip; mencegah lebih baik dari pada mengobati. Oleh karena itu, sedapat mungkin anggrek di rumah dirawat dan dijaga jangan sampai terserang hama.

Melakukan pencegahan sedini mungkin akan lebih efisien dari segi biaya maupun waktu dibangdingkan dengan pengobatan hama. Seperti jenis tanaman lain, anggrek spesies pun tidak luput dari ancaman serangan hama. Serangga, ulat, ngengat, kutu, dan siput, merupakan beberapa contoh hama yang sering mengganggu tanaman anggrek.

Hama-hama tersebut umumnya menyerang atau memakan bagian tanaman seperti daun atau bunga. Selain memakan bagian tanaman, sering kali hama-hama tersebut meletakkan larva atau telurnya di bagian tanaman. Untuk mengantisipasi serangan hama, anggrek harus disemprot seminggu sekali pada waktu sore dengan insektisida, fungisida, dan diberi pupuk misalnya; hyponex, growmore, dan vitamin B-1 seminggu dua kali pada waktu pagi.

Serangan hama dapat mengakibatkan kerusakan yang cukup merugikan. Untuk itulah diperlukan upaya pengendalian dan kontrol terhadap tanaman sehingga dapat mengurangi risiko kerusakan yang lebih parah. Pengendalian hama dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu mekanis, pengaturan sanitasi lingkungan atau ekologi, dan kimiawi. Pengendalian hama secara mekanis antara lain dapat dilakukan dengan cara menangkap langsung hama yang terdapat pada tanaman.

#dari berbagai sumberĀ 

2012. smallCrab, just another blogs
Download Joomla Templates