Superfood merupakan makanan yang mengandung sumber nutrisi yang sangat lengkap. Makanan jenis ini diyakini dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara optimal, hal ini karena banyak mengandung fitonutrien, vitamin, mineral, dan antioksidan. Ada banyak sekali jenis buah-buahan dan sayuran yang termasuk sebagai makanan hebat dan super, dan beberapa di antaranya dapat dengan mudah Anda temukan di supermarket ataupun pedagang sayur keliling.

Mengenai ke- 'super' -annya ini, ada yang percaya dan ada juga yang menganggapnya biasa saja. Tetapi jenis makanan superfood ini memiliki satu kesamaan yaitu merupakan sumber nutrisi yang sangat baik. Beberapa jenis superfood bahkan diyakini memiliki khasiat penyembuhan.

Tingkat antioksidan dalam makanan, diukur dengan kapasitasnya meng-absorbansi radikal oksigen atau oxygen radical absorbance capacity (ORAC). ORAC adalah metode Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) digunakan untuk mengukur aktivitas antioksidan dari makanan yang berbeda. Makanan dengan nilai orac tinggi tidaklah selalu diterjemahkan untuk mengukur manfaatnya bagi kesehatan. Studi USDA menunjukkan bahwa mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran dengan nilai orac tinggi dapat memperlambat proses penuaan baik di tubuh maupun otak.

Berikut adalah beberapa jenis superfood yang sejak lama biasa dimanfaatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan bahkan melakukan pengobatan.

1. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran berdaun hijau tua, seperti kangkung, bayam , selada, dan sawi, mengandung banyak sekali nutrisi yang baik bagi kesehatan, salah satunya adalah klorofil. Klorofil adalah pigmen tanaman yang memberikan warna hijau mereka dan konon memiliki sifat antioksidan.

Sayuran hijau juga mengandung protein, betakaroten, vitamin seperti asam folat dan vitamin A, dan mineral seperti zat besi dan kalsium. Sayuran hijau mensuplai tubuh anda dengan serat, yang telah terbukti meningkatkan waktu transit usus dan membantu mengurangi kadar kolesterol.

Sayuran berdaun hijau tua juga merupakan sumber fitonutrien yang sangat baik seperti lutein, zeaxanthin, dan flavonoid yang memiliki sifat antioksidan.

2. Berries

Beberapa jenis berry mengandung nilai ORAC tertinggi dari jenis makanan lainnya. Blueberry, yang tinggi kandungan antioksidannya, juga diakui khasiatnya untuk melindungi kulit dari kerutan.

Selain rasanya yang lezat, berry mengandung fitonutrien seperti antosianin dan pterostilbene, yang konon berkhasiat untuk mencegah penyebaran sel kanker tertentu.

Sebagian besar buah berry mengandung vitamin antioksidan (vitamin A dalam bentuk beta-karoten, vitamin C, dan E). Oleh karena itu, buah berry sangat penting untuk kekebalan tubuh karena dapat menetralkan radikal bebas yang bertanggung jawab atas gangguan dalam tubuh. Buah berry dapat melindungi tubuh dari infeksi, melawan penyakit serius akibat penuaan, dan memperlambat proses penuaan dini. Kandungan antioksidan yang tinggi membuat berry mampu membersihkan tubuh secara mendalam dan menunda proses penuaan. Buah berry juga bermanfaat untuk kulit karena mengurangi kerutan dan meredakan radang encok.

3. Kakao, Makanan para Dewa

Kakao adalah tanaman asli daerah tropis Amerika Selatan. Nama ilmiah kakao yaitu Theobroma cacao, yang berarti "makanan para dewa".

Kakao sangat dihargai oleh Bangsa Aztec dan Maya karena khasiat pengobatannya. Kakao mengandung antioksidan flavonoid yang tinggi, juga mengandung mineral belerang dan magnesium, yang mungkin menawarkan perlindungan untuk jantung.

Satu setengah ons batang cokelat hitam memiliki sekitar 800 miligram antioksidan, setara dengan secangkir teh hitam. Temuan baru menunjukkan bahwa flavonoid dan senyawa-senyawa tersebut penting bagi kesehatan.

Selain flavonoid, cokelat mengandung theobromine, senyawa alkaloid bersifat stimultan ringan yang dapat menstimulasi sel saraf sehingga menimbulkan perasaan bersemangat dan segar. Selain sebagai stimultan, theobromine dipercaya memiliki mood elevating effects.

Senyawa ini mendorong tubuh mengeluarkan senyawa lain yang dapat menimbulkan perasaan nyaman dan secara ringan mengurangi stres. Banyak orang, terutama wanita, mengonsumsi cokelat untuk tujuan ini. Setelah mengonsumsi cukup banyak cokelat, mereka akan merasa lebih tenang.

4. Goji, Berry Ajaib dari Himalaya

Goji atau Lycium barbarum atau juga Lycium chinense, merupakan sejenis tumbuhan herba yang berasal dari PegununganTibet dan Himalaya. Dikenal juga sebagai wolfberries, telah digunakan dalam pengobatan Cina selama ribuan tahun. Paling umum tersedia dalam bentuk kering, berupa buah merah kecil. Sekarang ini Goji sudah banyak tersedia di toko-toko obat dan kesehatan.

Jenis makanan super ini sangat tinggi nilai ORAC-nya untuk level antioksidan. Selain itu juga merupakan sumber nutrisi yang baik seperti beta-carotene, vitamin C, amino acids, dan vitamin B.

Sejumlah studi juga melaporkan kemungkinan manfaat obat dari Goji, terutama karena sifat antioksidannya, termasuk manfaat potensial terhadap penyakit kardiovaskuler dan inflamasi, penyakit yang berhubungan dengan visi  (seperti yang berkaitan dengan usia degenerasi makula dan glaukoma), memiliki sifat melindungi saraf atau sebagai suatu antikanker dan agen imunomodulator.

5. Spirulina - Power Green

Spirulina adalah ganggang mikro hijau-biru biasanya tersedia dalam bentuk bubuk dan serpihan. Tanaman telah dibudidayakan di seluruh dunia selama berabad-abad dan merupakan bagian dari peradaban Aztec. Tumbuh secara alami di danau tropis dan subtropis dan saluran air. Saat ini, kebanyakan spirulina tumbuh di lahan-lahan pertanian dengan kondisi yang terkendali.

Spirulina mengandung sangat tinggi protein dan kaya akan vitamin B-kompleks, klorofil, betakaroten (lebih dari wortel!), Vitamin E, serta beberapa mineral.

6. Maca - Tonic Bangsa Inka

Maca atau Lepidium meyenii, merupakan herba asli Pegunungan Andes di Peru.

Tumbuh tinggi di pegunungan Andes dan dihormati oleh Bangsa Inca, Maca tumbuh pada ketinggian tertinggi daripada tanaman pangan lainnya di dunia. Maca diyakini berkhasiat untuk meningkatkan energi secara instan dan meningkatkan kualitas suasana hati. Maca juga diakui dapat meningkatkan libido dan telah berhasil dipelajari sebagai pengganti hormon alami bagi perempuan.

Akar Maca telah menjadi tanaman tradisional dan obat penting selama 2.000 tahun. Maca menyediakan lebih dari 55 fitonutrien, serat, semua macronutrients, protein, karbohidrat, lemak, dan banyak vitamin dan mineral. Ekstrak Maca diyakini dapat meningkatkan libido, meningkatkan produksi, motilitas dan kualitas sperma.

7. Wortel

Konon, orang-orang Yunani dan Romawi yang pertama kali mempublikasikan manfaat wortel ini sekitar 230 tahun sebelum Masehi.

Wortel adalah salah satu sumber vitamin A terbaik yang sangat bermanfaat untuk organ penglihatan. Selain itu, wortel juga merupakan sumber dari beberapa vitamin dan gizi lainnya, yaitu vitamin K, vitamin C, serat, kalium, mangan, dan vitamin B6. Vitamin C dan A merupakan sumber antioksidan penting yang dibutuhkan oleh tubuh.