Alpha Lipoic Acid (ALA) dikenal sebagai antioksidan super yang mampu melindungi tubuh Anda dari serangan berbagai penyakit. ALA merupakan antioksidan yang secara alami diproduksi oleh tubuh. Selain itu, ALA juga bisa didapatkan dari berbagai makanan, baik makanan nabati maupun hewani.

Tubuh membutuhkan ALA dalam jumlah yang cukup di dalam tubuh agar tubuh tetap berfungsi optimal. ALA dikenal sebagai antioksidan yang sangat kuat untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh sehingga melindungi tubuh dari berbagai penyakit dan meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Selain itu, ALA juga banyak membantu proses produksi energi dalam tubuh.

Makanan Sumber ALA

Makanan sumber ALA memang tergolong masih belum banyak diteliti. Namun secara umum ada dua (2) kategori makanan yang mengandung ALA, yaitu:

a. Nabati

Kategori makanan sumber ALA yang pertama adalah makanan nabati berupa tanaman hijau yang mengandung banyak kloroplas. Kloroplas merupakan pusat produksi energi pada tanaman, dan kloroplas membutuhkan ALA untuk aktivitas tersebut.

Oleh karena itulah tanaman hijau seperti brokoli, bayam, kacang polong, dan kubis kaya akan ALA. Makanan nabati lain yang merupakan sumber ALA yang baik adalah tomat.

b. Hewani

Makanan hewani adalah kategori sumber ALA berikutnya. Sekali lagi, mekanisme produksi energi dalam sel ikut terlibat. Mitokondria adalah tempat produksi energi yang sangat penting dalam tubuh hewan, seperti halnya pada tanaman, dan merupakan lokasi utama ditemukannya ALA. Jaringan tubuh hewan yang memiliki banyak mitokondria (seperti jantung, hati, ginjal, dan otot) adalah bagian-bagian yang kaya akan ALA.

Itulah sebabnya, daging merah dikenal sebagai sumber utama ALA dari makanan. Selain itu, ragi dan kuning telur juga merupakan sumber ALA.

Kandungan ALA dalam Berbagai Makanan

Sebagian besar ALA dalam makanan berasal dari enzim yang mengandung lipoamide dan berikatan dengan asam amino lisin (lipolisin). Dan makanan sumber lipolisin merupakan sumber ALA.

Seperti yang disebutkan di atas, makanan seperti daging merah, brokoli, bayam, tomat, dan lain-lain adalah makanan yang kaya akan lipolisin, sehingga dikategorikan pula sebagai makanan yang kaya akan ALA.

1. Daging Merah

Daging sapi yang kaya ALA meliputi bagian organ dalamnya seperti ginjal, jantung, dan hati. Dalam tiap porsi ginjal sapi (85 gram) mengandung 32 mcg ALA, sedangkan dalam 85 gram jantung sapi terdapat 19 mcg ALA, dan dalam 85 gram hati mengandung 14 mcg ALA. Makanan-makanan tersebut memang makanan sumber ALA yang paling utama.

Namun, perlu diingat untuk membatasi konsumsinya karena makanan tersebut juga tinggi lemak jenuh, kolesterol serta purin sehingga konsumsinya secara berlebihan bisa meningkatkan kadar lemak dan asam urat dalam darah Anda.

2. Kacang Polong

Kandungan ALA dalam 1 cup kacang polong segar (145 gram) adalah 7 mcg. Ini membuat kacang polong menjadi salah satu sumber ALA yang baik dan sehat untuk Anda konsumsi.

3. Bayam

Bayam adalah sayuran dengan kandungan ALA yang cukup tinggi. Dalam tiap 1 cup bayam segar (30 gram) terkandung 5 mcg ALA. Selain kandungan ALA yang tinggi, bayam adalah sayuran yang perlu Anda masukkan dalam menu sehat Anda karena kandungan vitamin, mineral, dan seratnya yang melimpah.

4. Brokoli

Sayuran dari keluarga kubiskubisan yang satu ini memang sudah dikenal sebagai sayuran sehat karena kandungan nutrisinya yang sangat tinggi, termasuk kandungan ALA di dalamnya. Setiap 1 cup brokoli segar (71 gram) mengandung 4 mcg ALA.

5. Tomat

Tomat dikenal sebagai sumber antioksidan, terutama lycopene. Namun ternyata, tomat pun mengandung antioksidan kuat lainnya yaitu ALA. Kandungan ALA dalam 1 buah tomat berukuran sedang (123 gram) mencapai 3 mcg.

6. Kubis

Dalam 1 cup kubis segar atau seberat 88 gram kubis segar mengandung 3 mcg ALA. Antioksidan ini telah dikenal mampu melindungi tubuh dari berbagai penyakit termasuk kanker. Dan dalam kubis, kemampuan ini diperkuat dengan adanya senyawa glucosinolate yang memiliki aktivitas anti kanker.

7. Kuning Telur

Kuning telur sering ditakuti karena dianggap sebagai sumber kolesterol. Namun demikian, banyak kandungan dalam kuning telur yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti halnya kandungan ALA di dalamnya. Kuning telur merupakan sumber ALA dengan kandungan 0,3 mcg ALA di tiap butir kuning telur atau seberat 17 gram kuning telur. Hanya saja, konsumsilah kuning telur dalam jumlah yang cukup, jangan berlebihan, agar kolesterol Anda tidak melonjak drastis.

Banyak makanan di sekitar kita yang ternyata merupakan makanan sumber ALA. Oleh karena itu, konsumsilah makanan-makanan tersebut untuk memasok ALA, si antioksidan super ini, ke dalam tubuh Anda. Namun, perhatikan konsumsi makanan-makanan tertentu seperti daging merah ataupun kuning telur yang selain kaya ALA tetapi juga cukup tinggi kandungan lemak dan kolesterolnya.

Jadi, mari mengatur pola makan kita menjadi lebih sehat dengan mengkonsumsi beraneka ragam makanan agar semua nutrisi penting bagi kesehatan kita terpenuhi.

sumber: sportindo

loading...