Selama ini para pria dikenal dengan reputasinya sebagai pihak yang keras kepala di antara kedua jenis kelamin yang ada. Padahal perempuan ternyata lebih “keras kepala” lagi. Mengapa? Sebab sesungguhnya memiliki tengkorak kepala lebih tebal. Kalau yang ini memang sungguhan, bukan sekedar identik. Studi yang dilakukan oleh Jesse Ruan dari Ford Motor Company dan koleganya dari Tianjin University of Science and Technology, China ini memang membuktikan bahwa tulang tengkorak kepala perempuan lebih tebal dari lelaki.

Ruan menguji tengkorak kepala 3000 pasien di Tianjin Fourth Central Hospital melalui pemindaian citra dan ditemukan bahwa ada perbedaan menarik antara lelaki dan perempuan. Hasil studi ini memiliki imbas pada riset lanjutan serta desain alat pelindung kepala.

Pelindung

Rata-rata keteballan tulang tengkorak lelaki adalah 0,25 inchi atau 6,5 milimeter. Sedangkan perempuan 0,28 inchi atau 7,1 milimeter. Perempuan memiliki tengkorak kepala lebih kecil daripada lelaki, dari depan hingga belakang hanya sepanjang 171 milimeter dengan lebar 140 milimeter. Sedangkan lelaki mencapai panjang 176 milimeter dan lebar 145 milimeter.

“Ketebalan tengkorak antar gender berbeda, itu sudah terbukti dengan studi kami,” jelas Ruan. “Langkah selanjutnya adalah mengetahui apakah perbedaan ini memiliki pengaruh pada respon antar keduanya.”

Selain itu studi tersebut jika bisa dijadikan acuan dalam merancang alat pelindung kepala seperti helm dan sejenisnya. Untuk mendesain alat ini, bentuk kepala juga harus diperhitungkan dan membuthkan studi baru. Hasil riset ini dipublikasikan secara detail di International Journal of Vehicle Safety.

Apakah tulang tengkorak yang lebih tebal pada perempuan bisa diartikan mereka lebih keras kepala? Itu butuh studi lanjutan lagi.

#dari: livescience.com

loading...