Ikan dikatakan sakit bila terjadi suatu kelainan baik secara anatomis maupun fisiologis. Secara anatomis terjadi kelainan bentuk bagian-bagian tubuh ikan seperti bagian badan, kepala, ekor, sirip dan perut. Secara fisiologis terjadi kelainan fungsi organ penglihatan, pernafasan, pencernaan, sirkulasi darah dan lain-lain. Salah satu penyebab rentannya ikan mengalami sakit adalah pemberian pakan yang kurang atau tidak mencukupi kandungan zat gizinya.

Pakan ikan harus mengandung cukup protein karena protein yang dibutuhkan oleh ikan relatif tinggi. Kekurangan protein akan menurunkan daya tahan tubuh ikan terhadap penyakit. Selain itu zat nutrisi lainnya seperti karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral juga harus sesuai dengan kebutuhan ikan.

1. Protein

Ikan membutuhkan protein banyak untuk sintesis asam amino. Kualitas protein untuk pakan ikan adalah ada atau banyaknya asam amino esensial (EAA) yang dapat dilihat dari ketidak normalan pertumbuhan.

2. Lemak

Kekurangan lemak pada pakan menyebabkan penyakit yang serius. Jaringan ikan mengandung asam lemak essensial seri n-3 sehingga pakan ikan harus cukup lemak n-3 (linolenic) dan n-6 (linoleic). Kekurangan lemak akan mengakibatkan bengkak dan pucat liver dengan infiltrasi lemak, anemia. Masalah utama pakan berisi lemak, yaitu tingginya polyunsaturated fatty acids (PUFA) termasuk n-3 dan n-6 asam lemak karena mudah teroksidasi oleh oksigen.

3. Serat

Belum diketahui efek patologi pada ikan walaupun mempengaruhi pertumbuhan.

4. Vitamin

Vitamin sangat dibutuhkan pada ikan agar proses metabolisme didalam tubuhnya normal. Kekurangan vitamin dapat mengakibatkan kelainan pada tubuh ikan, baik kelainan morfologis maupun kelainan fisiologis.

Kekurangan Vitamin A, akan mengakibatkan :

  • Pertumbuhan lambat;
  • Kornea mata jadi lunak, mata menonjol, bahkan sampai terjadi kebutaan;
  • Pendarahan pada kulit dan ginjal.


Kekurangan Vitamin B1, akan mengakibatkan:

  • Ikan lemah, kekurangan nafsu makan;
  • Timbulnya pendarahan atau penyumbatan pembuluh darah;
  • Abnormalitas gerakan yaitu kehilangan keseimbangan;
  • Ikan warna pucat.


Kekurangan Vitamin B2, akan mengakibatkan:

  • Mata ikan keruh, pendarahan pada mata, lama-lama dapat mengakibatkan kebutaan;
  • Nafsu makan hilang;
  • Ikan warna gelap;
  • Pertumbuhan lamban;
  • Pendarahan timbul pada kulit dan sirip.


Kekurangan Vitamin B6, akan mengakibatkan:

  • Frekwensi pernafasan meningkat;
  • Ikan kehilangan nafsu makan;
  • Ikan mengalami kekurangan darah.


Vitamin C sangat berperan dalam pembentukan kekebalan tubuh oleh karena itu kekurangan Vitamin C yang berlangsung lama akan mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh.
Kekurangan Vitamin C, akan mengakibatkan:

  • Ikan warna lebih gelap;
  • Pendarahan terjadi pada kulit, hati, dan ginjal;
  • Selain itu kekurangan Vitamin C menyebabkan terjadinya kelainan pada tulang belakang, bengkok arah samping (scoliosis), bengkok arah atas dan bawah (lordosis).


Penyakit nutritif dapat terjadi meskipun prosentasinya relatif jarang terjadi. Pakan buatan yang terkontaminasi oleh aspergillus flavus, dan penicellum sp. dapat menjadi penyebab udang menderita keracunan. Faktor penyebabnya adalah pakan yang diberikan sudah masa kedaluwarsa, dan disimpan pada kondisi lembab.

loading...