Tanaman putri malu (Mimosa pudica Linn.) adalah jenis flora yang telah lama dikenal memiliki karakter unik, yaitu daun yang akan menutup ketika tersentuh sesuatu. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah, tetapi kemudian tersebar dan tumbuh di wilayah Asia Tenggara, Asia Selatan, dan di Kepulauan pasifik.

Putri malu tumbuh di pinggir jalan, tanah lapang, cepat berkembang biak, tumbuh tidur di tanah, kadang-kadang tegak. Batang bulat, berbulu dan berduri.

Daun kecil-kecil tersusun majemuk, bentuk lonjong dengan ujung lancip, warna hijau (ada yang warna kemerah-merahan). Bila daun disentuh akan menutup. Bunga bulat seperti bola, warna merah muda, bertangkai.

Nama lokal tanaman ini antara lain putri malu, si kejut, cucuk riut, rebah bangun, Han xiu cao (Cina).

Sifat kimiawi dan efek farmakologis

Manis, astringen, agak dingin. Penenang (tranquiliser), sedative, peluruh dahak (expectorant), anti batuk (antitusive), penurun panas (antipiretic), anti radang (anti-inflammatory), peluruh air seni (diuretic).

Kandungan kimia : mimosine.

Penyakit yang dapat diobati

Susah tidur (Insomnia), bronkhitis, panas tinggi, herpes,; rheumatik, cacingan;

Berikut beberapa contoh pemakaian tanaman ini untuk pengobatan:

1. Insomnia

  • Cara 1: Daun putri malu sebanyak 30-60 gram direbus lalu airnya diminum.
  • Cara 2: Daun putri malu sebanyak 15 gram dicampur dengan 15 gram daun sawi langit (Vernonia cinerea) dan 30 gram daun calincing lalu direbus. Airnya kemudian diminum.


2. Chronic bronchitis

  • Cara 1: Akar putri malu sebanyak 60 gram dicampur 600 cc air, lalu direbus dengan api kecil sehingga menjadi 200 cc. Lalu airnya dibagi untuk dua kali minum.
  • Cara 2 : Mimosa pudica 30 gram, akar tanaman Peristrophe roxburghiana 10 gram, keduanya direbus, dibagi menjadi 2 dosis/hari.


3. Batuk dengan dahak banyak

Akar putri malu sebanyak 10-15 gram direbus lalu airnya diminum.

4. Ascariasis / cacingan:

Mimosa pudica 15 - 30 gram direbus, lalu airnya diminum.

5. Rheumatik

15 gram akar putri malu direndam dalam arak putih 500 cc selama 2 minggu. Kemudian ditempelkan di tempat yang sakit.

Khasiat lainnya

Masih ada lagi manfaat putri malu, diantaranya berkhasiat untuk mengatasi penyakit malaria. Akar dan bijinya berkhasiat untuk merangsang muntah.

Para ahli pengobatan Cina dan penelitian AS serta Indonesia mengindikasikan, tanaman ini bisa dipakai untuk mengobati berbagai penyakit lain, seperti radang mata akut, kencing batu, panas tinggi pada anak-anak, dan herpes.

Hanya saja pemakaian akar putri malu dalam dosis yang tinggi bisa mengakibatkan keracunan dan muntah-muntah. Wanita hamil juga dilarang minum ramuan tersebut karena bisa membahayakan janin.