Migrain adalah gangguan yang ditandai oleh serangan berulang dari sakit kepala yang parah. Migren menyebabkan nyeri berdenyut-denyut, dan biasanya hanya menyerang pada satu sisi kepala. Sakit kepala ini sering dikaitkan dengan mual, muntah, dan kepekaan yang ekstrim terhadap cahaya dan suara, migrain biasanya berlangsung antara empat jam dan tiga hari.

Migrain umumnya terjadi pada orang yang berusia di antara 25 sampai 55 tahun, meskipun dapat juga mempengaruhi anak-anak dan remaja. Migrain tiga kali lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria. Sekitar satu dari lima wanita dan satu di 16 pria menderita migrain.

Gejala migrain disebabkan oleh interaksi yang kompleks antara bahan kimia neurotransmiter, pembuluh darah, dan saraf di otak. Karena otak dan sistem kontrol saraf semua bagian tubuh, gejala migrain dapat mempengaruhi lebih dari sekedar kepala.

Sakit kepala

Sakit kepala adalah gejala utama dari migrain. Jenis nyeri membantu membedakan migrain dari jenis lain sakit kepala. Nyeri migrain ini paling sering sakit berdenyut atau berdenyut yang biasanya terjadi hanya pada satu sisi kepala, namun dapat bergeser, dan juga dapat melibatkan seluruh kepala.

Ini biasanya semakin memburuk dengan pengerahan tenaga fisik, seperti naik tangga. Situs yang paling umum untuk nyeri di kuil atau di belakang mata, tapi rasa sakit kadang-kadang terasa di bagian belakang kepala, leher, wajah, rahang, bahu, dan punggung bagian atas juga.

Gejala migrain Lainnya

Selain nyeri kepala yang hebat, migrain biasanya disertai dengan gejala lain yang membuat pekerjaan dan aktifitas sehari-hari menjadi terganggu atau sulit bahkan tidak mungkin dilakukan. Gejala-gejala berikut seringkali diderita saat terkena migrain dan segera menghilang setelah berakhirnya migrain:

  • Mual
  • Muntah
  • Hilangnya nafsu makan
  • Kelelahan
  • Pusing
  • Pucat atau kulit basah
  • Penglihatan kabur
  • Kepekaan terhadap cahaya, suara, sentuhan, atau bau
  • Merasa tidak nyaman panas atau dingin


Aura

Pada sekitar 15 - 20 persen dari penderita migrain, aura berfungsi semacam tanda peringatan bahwa migrain akan menyerang. Gejala aura biasanya berlangsung selama 15 menit sampai satu jam. Kebanyakan aura timbul sebelum terjadinya sakit kepala, tetapi terkadang aura juga dapat terjadi selama atau setelah sakit kepala.

Jenis aura yang paling umum adalah berupa visual, antara lain:

  • Seperti lampu atau titik-titik yang berkedip,
  • Garis bergelombang atau bergerigi,
  • Penglihatan buram atau terdistorsi,
  • Kebutaan atau kehilangan penglihatan sementara pada sebagian atau kedua mata.


Aura memiliki berbagai bentuk yang berbeda pada setiap orang. Berikut adalah beberapa jenis aura migrain:

  • Suiara berdering di telinga
  • Tercium bau atau rasa yang aneh
  • Mati rasa atau kesemutan
  • Kelemahan otot
  • Pusing / vertigo
  • Kesulitan berbicara
  • Kebingungan


Banyak dari gejala-gejala aura lainnya yang mirip dengan gejala stroke. Jika anda mengalami gejala di atas dan tidak memiliki gejala yang sama sebelumnya ketika terserang migrain, anda harus mencari perawatan medis.

loading...