Vitamin E merupakan vitamin yang sangat penting bagi tubuh. Vitamin ini dapat membantu mengatasi berbagai gangguan kesehatan, sebagian diantaranya merupakan penyakit yang fatal. Untuk beberapa kondisi asupan vitamin E dosis tinggi mungkin perlu dilakukan, konsultasi dahulu dengan dokter sebelum menggunakan suplemen Vitamin E.

1. Menangkal Radikal Bebas

Salah satu alasan tubuh memerlukan asupan Vitamin E adalah kemampuannya dalam mengatasi radikal bebas. Kita semua tahu akan tingkah laku radikal bebas, si berandal kecil ini banyak sekali membuat kerusakan sel-sel tubuh kita dan jika kita terus membiarkan berandalan kecil ini berkeliaran bebas, maka ia akan menyebabkan berbagai penyakit berkembang di dalam tubuh kita, misalnya kanker, dan lain-lain.

Dalam upaya memperoleh 'pasangan illegal'-nya, radikal bebas pertama kali merusak membran sel, jika dapat menembusnya kemudian akan menyebabkan aktifitas sel-sel tersebut menjadi tidak beraturan, tidak stabil atau bahkan rusak. Kejadian ini dapat mengakibatkan terbentuknya kanker, penyakit jantung, dan gangguan kesehatan lainnya.

Vitamin E mempunyai kemampuan khusus dalam memproteksi membran sel ketika radikal bebas mencoba menerobos masuk ke dalam sel. Vitamin E merupakan vitamin yang larut dalam lemak, demikian juga membran sel yang sebagian besar tersusun oleh lemak. Vitamin E ini masuk ke dalam membran sel dan ketika ada radikal bebas mencoba menerobos membran sel, maka akan ditangkap dan diikat oleh Vitamin E. Dalam tugas ini, Vitamin E bahkan bekerja sama dengan Vitamin A, beta carotene, Vitamin C, serta antioksidan lainnya memberikan perlindungan yang lebih kuat.

2. Mencegah Penyakit Jantung

Vitamin E membantu mencegah atherosclerosis yang disebabkan oleh atheroma atau plak pada dinding arteri yang menuju ke jantung. Pengerasan atau plak yang ini dapat terbentuk antara lain karena proses oksidasi kolesterol darah, lama-kelamaan material ini menumpuk dan dapat menyumbat saluran arteri.

Vitamin E, dengan kemampuan antioksidannya, membantu mencegah kolesterol darah dari proses oksidasi sehingga tidak akan terbentuk material-material penyumbat saluran arteri. Semakin sedikit kolesterol yang teroksidasi, semakin sedikit sumbatan arteri, semakin sedikit pula resiko penyakit jantung yang timbul.

Ada cara lain dimana Vitamin E dapat mencegah penyakit jantung. Jika saluran arteri menyempit dan menyumbat, sel-sel darah yang melaluinya dapat menempel pada plak. Sel darah merah yang menempel ini lama-kelamaan dapat membentuk gumpalan darah. Jika ukuran gumpalan darah atau darah beku ini cukup besar dapat menyumbat atau menghalangi kelancaran saluran arteri, hal ini akan menyebabkan penyakit jantung. Vitamin E dapat membantu sel-sel darah yang melewati arteri untuk tidak menempel pada dinding arteri atau plak, sehingga tidak akan terbentuk gumpalan darah.

3. Mencegah Kanker

Kemampuan Vitamin E dalam mencegah kanker, mungkin tidak sehebat seperti kemampuannya mencegah penyakit jantung. Tetapi penelitian menunnjukan bahwa para penderita kanker memiliki level vitamin E yang rendah.

Orang dengan level Vitamin E yang tinggi mempunyai kemampuan proteksi terhadap kanker, hal ini berkaitan dengan kemampuan antioksidan Vitamin E dalam menangkal radikal bebas.

4. Manfaat bagi Lansia

Pada lansia terjadi penurunan sistem kekebalan tubuh secara alami. Hal ini dapat membuat para lansia dapat menderita penyakit serius tanpa memiliki kemampuan sel-sel tubuh untuk melawannya, misalnya penyakit pneumonia dan kanker.

Vitamin E dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada lansia. Selain itu asupan vitamin E juga diyakini dapat memperlambat resiko terkena penyakit alzheimer's.

5. Menjaga Kesuburan Pria

Radikal bebas dapat menyebabkan ketidaksuburan pada pria. Hal ini terjadi karena kandungan lemak pada membran sel sperma, yang menyebabkannya sangat rentan terhadap serangan si berandal radikal bebas. Asupan vitamin E membantu menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan sel-sel sperma.

6. Mengontrol Kadar Gula Darah

Vitamin E dapat membantu penderita diabetes dalam mengontrol kadar gula darahnya. Pada umumnya diperlukan Vitamin E dosis tinggi untuk memperoleh manfaat ini. Konsultasi dengan dokter jika anda ingin menggunakan suplemen vitamin E untuk mengontrol kada gula darah.

7. Menjaga Kesehatan Mata

Pembuluh darah pada mata yang sangat lembut ini sangat mudah sekali rusak akibat radikal bebas. Asupan vitamin E yang cukup membantu mencegah kerusakan pembuluh darah ini. Selain itu vitamin E juga membantu melindungi lensa mata dari kerusakan oleh radikal bebas.

Orang dengan asupan Vitamin E yang rendah memiliki resiko lebih tinggi akan kataraks pada masa lansianya. Asupan vitamin E sebanyak 400 IU per harinya pada masa muda akan menurunkan resiko katarak pada masa lansianya sampai sekitar 50%.

8. Tumor Jinak Payudara (bukan kanker)

Penyakit ringan yang menyerang payudara ini bukanlah si ganas kanker payudara. Mungkin anda merasa payudara seperti bengkak dan lembut / lunak sekali pada waktu pra menstruasi dan menghilang setelah menstruasi, seperti itulah tandanya. Meski hal ini sering membuat wanita tidak nyaman, tapi bukanlah penyakit berbahaya dan juga bukan tanda dari kanker payudara, untuk mengetahui lebih lanjut konsultasilah ke dokter anda. Konsumsi Vitamin E sekitar 200-600 IU sehari dapat meredakan gejala penyakit ini.

Jangan Lupa Konsultasi dengan Dokter

Demikianlah beberapa khasiat Vitamin E dan tentu masih banyak lagi khasiatnya yang belum terungkap. Para atlet mengklaim Vitamin E dapat meningkatkan kinerja mereka, walaupun tidak ada bukti nyata untuk hal ini. Sebagian orang percaya bahwa Vitamin E merupakan obat ajaib yang dapat mengatasi jerawat sampai batu empedu.

Meskipun banyak sekali khasiat Vitamin E, konsultasilah lebih dahulu dengan dokter sebelum anda menggunakan atau mengkonsumsi suplemen Vitamin E ini, bagaimanapun juga memakai sesuatu secara berlebihan dapat menjadi tidak baik.

loading...