Setiap sel dalam tubuh membutuhkan magnesium untuk menghasilkan energi. Tubuh juga perlu magnesium untuk membuat lebih dari 300 enzim yang berbeda, untuk mengirim pesan di sistem saraf, untuk membuat rileks otot-otot, untuk memelihara tulang dan gigi agar kuat, membantu detak jantung, dan untuk menjaga tekanan darah pada tingkat normal.

Magnesium juga mengatasi masalah kesehatan, seperti asma dan diabetes, dan sangat berguna untuk merawat masalah detak jantung.

Tubuh juga memerlukan magnesium untuk menjaga kelancaran fungsi vitamin dan mineral lainnya. Misalnya, Vitamin C akan bekerja dengan lebih optimal jika tersedia cukup magnesium dalam tubuh.

Untuk melakukan semua itu, tubuh perlu cukup banyak magnesium. Bahkan, tubuh mengandung sekitar 25 gram magnesium. Sebagian besar tersedia dalam tulang dan gigi, selain itu magnesium tersedia juga dalam jaringan otot dan darah. Jika tubuh tidak memiliki cukup magnesium, maka tubuh akan mengambil mineral magnesium ini dari tulang dan menempatkannya  ke dalam darah, hal ini dapat menyebabkan tulang menjadi lemah.

Perlu Asupan Lebih

Banyak orang tidak mendapatkan cukup magnesium dari makanan sehari-harinya. Jika kondisi tidak sehat, hal ini bisa menyebabkan tubuh menjadi kekurangan magnesium, terlebih jika memiliki salah satu masalah kesehatan sebagai berikut:

1. Konsumsi minuman beralkohol

Kebanyakan pengguna alkohol memiliki kandungan yang sangat rendah dalam magnesium dan nutrisi lainnya.

2. Mengidap diabetes

Penderita diabetes mungkin mengeluarkan lebih banyak magnesium dalam urinnya.

3. Penyakit ginjal

Biasanya ginjal tidak mampu menjalankan tugasnya menangani magnesium dengan baik. Konsultasi ke dokter, jangan sembarangan mengkonsumsi suplemen untuk mengatasi defisiensi magnesium ini.

4. Diare

Dapat terjadi kehilangan cairan yang parah jika terserang diare, termasuk kehilangan banyak magnesium saat diare terjadi.

5. Muntah berat

Gangguan saluran pencernaan dapat secara serius mempengaruhi kekurangan magnesium dalam beberapa cara. Muntah yang persisten, keram dan nyeri abdominal dapat secara serius mengganggu asupan magnesium. Muntahan yang berasal dari saluran cerna bagian atas tidak secara signifikan mempengaruhi kehilangan magnesium, namun muntahan yang berasal dari usus akan secara signifikan berhubungan dengan kehilangan magnesium.

6. Menggunakan obat-obatan diuretik

Diuretik membuat tubuh melepaskan urin lebih banyak, hal ini dapat menurunkan tingkat magnesium dalam tubuh.

 

Jika tubuh tidak mendapatkan cukup magnesium, seluruh jaringan tubuh dapat terpengaruh, terutama masalah pada hati, saraf, dan ginjal. Umumnya, gejala defisiensi antara lain termasuk mual, kehilangan nafsu makan, otot lemah atau tremor, dan mudah tersinggung. Detak jantung juga mungkin lebih cepat dari keadaan normal. Kekurangan magnesium yang parah dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur. Banyak ahli gizi dan dokter merasa bahwa gangguan pernafasan seperti asma bisa juga disebabkan oleh kekurangan magnesium.

Magnesium banyak ditemukan dalam makanan, antara lain kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau tua, biji-bijian, dan makanan laut. Kebanyakan orang mendapatkan kecukupan magnesium dari dari susu, yang memiliki sekitar 34 mg per cangkir. Makanan asal kedelai seperti tahu memiliki kandungan magnesium yang tinggi; susu kedelai juga memiliki kandungan magnesium lebih tinggi daripada susu sapi.

loading...