Healthy Articles

Mengenal Common Cold atau Selesma

Commond cold atau selesma adalah penyakit infeksi catarrhal dari saluran pernafasan bagian atas yang mempunyai ciri-ciri coryza, bersin, lakrimasi, iritasi nasofaring, menggigil dan malaise yang berlangsung selama 2-7 hari. Commond cold dikenal juga sebagai selesma, pilek biasa, nasopharyngitis, acute viral rhinopharyngitis, atau acute coryza. Atau sering juga disebut dengan istilah yang salah sebagai flu, karena gejalanya yang mirip.

Commond cold merupakan rhinitis akut yang disebabkan oleh virus "selesma". Rhinitis berarti "iritasi hidung" dan adalah derivative dari rhino, berarti "hidung". Selaput lendir pada hidung yang terkena iritasi atau radang akan memproduksi lebih banyak lendir dan mengembang, sehingga hidung menjadi tersumbat dan pernafasan jadi sulit.

Demam jarang terjadi pada anak-anak usia lebih dari 3 tahun dan juga jarang pada orang dewasa. Tidak ada kematian yang dilaporkan, tetapi commond cold banyak menyebabkan tingkat ketidakhadiran yang tinggi, baik di sekolah maupun di tempat kerja. Penyakit ini bisa disertai dengan laringitis, trakeitis atau bronkitis dan bisa terjadi komplikasi yang serius serta sinusitis dan otitis media. Jumlah sel darah putih biasanya normal dan flora bakteri pada saluran pernafasan biasanya dalam batas normal jika tidak terjadi komplikasi.

Dalam suatu penelitian dan dari hasil pemeriksaan laboratorium dengan kultur sel atau kultur organ dari sekret hidung ditemukan virus pada 20-35% kasus. Dengan melihat gambaran epidemiologis dan gambaran klinis serta manifestasi lain yang khas dari commond cold akan mempermudah untuk membedakan penyakit ini dengan penyakit yang mirip yang disebabkan oleh racun, alergi, rangsangan fisik atau psikologis.

Penyebab infeksi selesma

Rhinovirus, dikenal ada lebih dari 100 serotipe, adalah penyebab commond cold pada orang dewasa; sekitar 20-40% kasus commond cold disebabkan virus ini, terutama pada musim gugur. Sedangkan Coronavirus, seperti 229E, OC43 dan B814 merupakan penyebab sekitar 10-15% dari commond cold dan influenza sebagai penyebab sekitar 10- 15% dari commond cold pada orang dewasa; virus ini menonjol pada musim dingin dan awal musim semi, pada saat prevalensi rhinovirus rendah.

Virus saluran pernafasan lain juga diketahui dapat menyebabkan commond cold pada orang dewasa. Pada bayi dan anak-anak, virus parainfluenza, respiratory syncytial viruses (RSV), influenza, adenovirus, enterovirus tertentu dan coronavirus menyebabkan penyakit seperti commond cold. Hampir setengah dari commond cold belum diketahui etiologinya.

Perbedaan selesma dengan influenza

Memang antara commond cold atau selesma dan flu itu mirip sekali, yaitu bahwa mereka mempengaruhi saluran pernafasan dan memiliki gejala yang mirip, yaitu tenggorokan sakit, hidung tersumbat atau pun meler, batuk, dll. Namun secara umum, gejala selesma jauh lebih ringan daripada gejala flu. Gejala flu (influenza) bisa meliputi demam tinggi, menggigil, badan pegal-pegal, dan kelelahan. Selesma dan flu disebabkan oleh virus yang berbeda. Jika selesma disebabkan oleh virus selesma (cold virus atau rhinovirus), influenza disebabkan oleh virus Haemophylus influenzae yang memiliki berbagai type, yaitu type A, B, dan C

Berikut perbedaan antara selesma dan flu dilihat dari gejalanya, antara lain:

Commond cold / Selesma:

  • Demam: jarang
  • Sakit kepala : jarang
  • Nyeri dan pegal : ringan
  • Lemah : jarang/lemah
  • Terbaring di tempat tidur : jarang
  • Pilek : sering
  • Bersin-bersin : biasa
  • Tenggorokan sakit : biasa
  • Batuk : kadang-kadang, ringan-sedang
  • Komplikasi yang bisa terjadi : Sinus atau infeksi telinga


Flu / Influenza:

  • Demam : tiba-tiba, seringkali demam tinggi, berakhir dalam 3-4 hari
  • Sakit kepala : sering
  • Nyeri dan pegal : biasa terjadi, dan sering sangat sakit
  • Lemah : sedang sampai berat, bisa sampai satu bulan
  • Terbaring di tempat tidur : sering, bisa sampai 5-10 hari
  • Pilek : kadang-kadang
  • Bersin-bersin : kadang-kadang
  • Tenggorokan sakit : kadang-kadang
  • Batuk : Biasa, bisa menjadi parah
  • Komplikasi yang bisa terjadi : pneumonia, gagal ginjal, gagal hati, dapat mengancam jiwa.


Distribusi penyakit selesma

Tersebar di seluruh dunia, baik bersifat endemis maupun muncul sebagai KLB. Di daerah beriklim sedang, insidensi penyakit ini meningkat di musim gugur, musim dingin dan musim semi; di daerah tropis, insidensi penyakit tinggi pada musim hujan. Sebagian besar orang, kecuali mereka yang tinggal di daerah dengan jumlah penduduk sedikit dan terisolasi, bisa terserang satu hingga 6 kali setiap tahunnya.

Insidensi penyakit tinggi pada anak-anak di bawah 5 tahun dan akan menurun secara bertahap sesuai dengan bertambahnya umur.

Cara penularan selesma

Reservoir penyakit commond cold atau selesma adalah manusia. Cara penularan diduga melalui kontak langsung atau melalui droplet; yang lebih penting lagi; penularan tidak langsung dapat terjadi melalui tangan dan barang-barang yang baru saja terkontaminasi oleh kotoran hidung dan mulut dari orang yang terinfeksi.

Rhinovirus, RSV dan kemungkinan virus-virus lainnya ditularkan melalui tangan yang terkontaminasi dan membawa virus ini ke membran mukosa mata dan hidung.

Masa inkubasi selesma

Antara 12 jam sampai dengan 5 hari, biasanya rata-rata 48 jam bervariasi sesuai dengan penyebab penyakit.

Masa penularan selesma

Sukarelawan yang dipajan dengan sekret hidung penderita, 24 jam sebelum onset dan 5 hari sesudah onset akan menderita sakit.

Kerentanan dan kekebalan selesma

Setiap orang rentan terhadap penyakit ini. Infeksi tanpa gejala dan infeksi yang abortive sering terjadi, frekuensi orang sehat yang menjadi carrier tidak diketahui dengan jelas tetapi jarang ada carrier untuk jenis virus tertentu, misalnya seperti rhinovirus.

Berulangnya serangan penyakit kemungkinan besar karena berkembang biak dan meningkatnya jumlah virus, namun bisa juga karena imunitas homolog yang terbentuk terhadap serotipe yang berbeda dari virus yang sama bertahan dalam waktu yang pendek atau karena sebab lain.

Cara-cara pencegahan selesma

Virus penyebab selesma atau comond cold sangat mudah menyebar, baik melalui kontak langsung maupun lewat udara atau cairan tubuh. Untuk menghindarkan diri dari penyakit commond cold ini, secara umum yang perlu diperhatikan dan dilakukan setiap harinya, antara lain:

  • Jagalah kebersihan perorangan seperti sering mencuci tangan, menutup mulut ketika batuk dan bersin, dan membuang ludah / dahak dari mulut dan ingus hidung dengan cara yang bersih dan tidak sembarangan.
  • Bila memungkinkan, hindari jangan sampai berjejal di satu ruangan, misalnya ruang keluarga, atau tempat tidur. Ruangan harus memiliki ventilasi yang cukup lega.
  • Hindari merokok di rumah, apalagi dimana ada banyak anak-anak.
  • Berpola hidup sehat, tidak merokok, minum alkohol, stress, istirahat cukup, dll.
  • Berolah raga secara teratur.
  • Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan.
  • Bila akan menyentuh/menggendong bayi, cucilah tangan dahulu.
  • Makan makanan yang bersih, higienis, sehat, gizi-nutrisi seimbang. Idealnya 4 sehat 5 sempurna.
  • Memperhatikan dan menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan.
  • Memperbanyak makan buah dan sayuran, menghindari makanan/minuman yang terlalu panas, pedas, asin, masam/ kecut, dan semua jenis gorengan (jajanan pasar) yang digoreng dengan minyak curah.
  • Konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum anda memutuskan untuk menggunakan obat-obatan, jamu, jamur, herbal, atau suplemen untuk mengatasi comond cold.
  • Gunakan masker jika sedang ada wabah.


#dari berbagai sumber

2012. smallCrab, just another blogs
Download Joomla Templates