Kehamilan merupakan suatu bentuk alamiah reproduksi manusia, yaitu proses regenerasi yang diawali dengan pertemuan sel telur perempuan dengan sel sperma laki-laki yang membentuk suatu sel (embrio) dimana merupakan cikal bakal janin, dan berkembang didalam rahim sampai akhirnya dilahirkan sebagai bayi.

Kondisi Yang Menyebabkan Kehamilan

a. Usia Subur
Yaitu usia dimana seorang individu secara seksual sudah matang, pada umur yang bervariatif untuk pria dan wanita. Untuk pria dimulai sejak diproduksinya sperma, biasanya ditandai dengan mimpi basah. Untuk perempuan dimulai sejak diproduksinya sel telur, ditandai dengan terjadinya menstruasi.

Menopause (berakhirnya usia subur) adalah saat tidak diproduksinya lagi sel telur pada perempuan. Menopause terjadi pada usia sekitar 40-50 tahun.

Pada laki-laki dikenal dengan nama andropause, yaitu tidak diproduksinya lagi sperma. Pada andropause produksi testosteron menurun, bukan berhenti. Usia terjadinya andropause lebih variatif (bisa di atas 60 bahkan 70an). Variasi usia menopause dan andropause disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya faktor genetis maupun gizi.

b. Melakukan Hubungan Seksual
Yaitu mempertemukan alat kelamin laki-laki dan perempuan hingga terjadi penetrasi.

c. Pertemuan Sperma dan Ovum
Kehamilan diawali dengan keluarnya sel telur yang telah matang dari indung telur. Sel telur yang matang (yang berada di saluran telur yang bertemu sperma (yang masuk) akan menyatu membentuk sel yang akan bertumbuh (zygote). Baik sel telur maupun sel sperma harus berada dalam kondisi sehat.

Zygote akan membelah dari satu sel menjadi dua sel lalu membelah menjadi 4 sel dan seterusnya berkembang sambil bergerak menuju rahim. Sesampainya di rahim hasil konsepsi tersebut akan menanamkan diri pada dinding rahim (uterus), sel yang tertanam tersebut disebut embrio. Jika embrio tersebut bertahan hingga di bulan untuk selanjutnya dia akan disebut janin (fetus) sampai pada saat bayi dilahirkan.

Tanda-Tanda Kehamilan

  • Terdengar detak jantung janin.
  • Tidak datang haid.
  • Ibu merasakan gerakan bayi.
  • Pusing dan muntah pada pagi hari.
  • Teraba bagian bayi Buah dada membesar.
  • Pemeriksaan medis melalui USG.
  • Daerah sekitar puting susu menjadi agak gelap.
  • Perut membesar.


Keadaan Ideal Untuk Hamil

Kesiapan seorang perempuan untuk hamil atau mempunyai anak ditentukan oleh kesiapan dalam tiga hal, yaitu kesiapan fisik, kesiapan mental / emosi / psikologis dan kesiapan sosial-ekonomi.

a. Kesiapan fisik
Yaitu apabila seorang perempuan telah menyelesaikan pertumbuhan tubuhnya, yaitu sekitar usia 20 tahun.

b. Kesiapan mental/emosional/psikologis
Bila seorang perempuan dan pasangannya merasa telah ingin mempunyai anak dan merasa telah siap menjadi orang tua termasuk mengasuh dan mendidik anaknya.

c. Kesiapan sosial-ekonomi
Bila orangtua sudah siap memenuhi kebutuhan-kebutuhan seperti: makan minum, pakaian, tempat tinggal dan kebutuhan pendidikan bagi anaknya.

Meskipun seorang remaja perempuan telah melampaui usia 20 tahun tetapi jika ia dan pasangannya belum mampu memenuhi kebutuhan sandang pangan dan tempat tinggal bagi keluarganya maka ia belum dapat dikatakan siap untuk hamil dan melahirkan.

Apa yang terjadi jika wanita menikah/hamil pada usia sangat muda (di bawah 20 tahun)? Perempuan yang belum mencapai usia 20 tahun sedang berada di dalam proses pertumbuhan dan perkembangan fisik. Karena tubuhnya belum berkembang secara maksimal, maka perlu dipertimbangkan hambatan/ kerugian antara lain:

  • Ibu muda pada waktu hamil kurang memperhatikan kehamilannya termasuk kontrol kehamilan. Ini berdampak pada meningkatnya berbagai resiko kehamilan.
  • Ibu muda pada waktu hamil sering mengalami ketidakteraturan tekanan darah yang dapat berdampak pada keracunan kehamilan serta kejang yang berakibat pada kematian.
  • Penelitian juga memperlihatkan bahwa kehamilan usia muda (di bawah 20 tahun) sering kali berkaitan dengan munculnya kanker rahim. Ini erat kaitannya dengan belum sempurnanya perkembangan dinding rahim.


Perawatan Kehamilan

Selama kehamilan pemeriksaan ke bidan atau dokter minimal dilakukan sebanyak 4 kali, yaitu :

  • Pemeriksaan pertama dilakukan paling tidak pada akhir minggu ke 16 (bulan keempat kehamilan) untuk melihat adanya penyakit (anemia, penyakit menular seksual, malaria). Dianjurkan pemberian tablet zat besi dan imunisasi TT pertama pada ibu hamil.
  • Pemeriksaan kehamilan kedua dilakukan pada bulan ke 6 atau ke 7 dari kehamilan.
  • Pemeriksaan kehamilan ketiga dilakukan pada bulan ke 8, untuk kemungkinan keracunan kehamilan dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah, kaki dan tangan (ada atau tidaknya pembengkakan), keluhan pusing dan pandangan kabur, serta mulai merencanakan tempat dan penolong persalinan.
  • Pemeriksaan kehamilan keempat dilakukan pada bulan ke 9, yaitu dengan memeriksa posisi atau letak bayi dan sekali lagi memastikan tempat dan penolong persalinan.


Persalinan

a. Persalinan yang berisiko tinggi dapat terjadi apabila:

  • Terlalu muda (usia ibu hamil kurang dari 20 tahun).
  • Terlalu tua (usia ibu hamil lebih dari 35 tahun).
  • Terlalu banyak (jumlah anak sudah lebih dari 3 orang).
  • Terlalu dekat (jarak kehamilan kurang dari 3 tahun).
  • Riwayat kehamilan dan persalinan yang buruk (persalinan macet operasi, lahir mati, lahir prematur, kehamilan kembar, atau mengalami keguguran 3 kali berturut-turut).
  • Adanya kelainan letak bayi dalam kandungan.


b. Beberapa tanda bahaya kehamilan dan persalinan

  • Bila tanda-tanda ini muncul perlu dilakukan rujukan ke rumah sakit dimana persalinan harus segera ditolong tenaga medis.
  • Terjadi perdarahan.
  • Pengeluaran cairan pada kehamilan.
  • Pucat dan berat badan kurang dari 45 Kg.
  • Gejala kejang yang timbul tiba-tiba.
  • Pembengkakan di tubuh terutama pada kaki, pandangan kabur, dan sering sakit kepala.
  • Tekanan darah yang meningkat.
  • Demam dengan temperatur suhu di atas 38 derajat celcius.


Pasca Persalinan

a. Perawatan bayi
Segera menyusui setelah melahirkan, berikan ASI yang pertama keluar (disebut kolostrum dan berwarna kuning) pada bayi karena mengandung zat kekebalan dari ibu.

Memberikan imunisasi kepada bayi karena imunisasi dapat melindungi bayi dari bahaya terserang penyakit menular seperti difteri, batuk rejan, tetanus, polio, TBC dan campak. Memberikan ASI secara eksklusif selama 6 bulan, kemudian baru makanan tambahan yang mengandung gizi yang baik sesuai dengan umur bayi.

Hal-hal yang perlu diketahui tentang ASI:

  • Air Susu Ibu yang pertama keluar (Kolostrum) dan berwarna kuning merupakan susu yang bersih dan makanan yang paling cocok untuk bayi, serta mengandung kadar zat kekebalan untuk melindungi bayi dari penyakit menular.
  • ASI mengandung gizi yang bernilai tinggi untuk pertumbuhan dan kecerdasan bayi.
  • ASI mudah dicerna dan dihisap, tidak menyebabkan susah buang air besar dan alergi, selalu bersih dan segar serta mempunyai suhu yang sesuai untuk bayi dan anak. Juga dapat langsung diminum setiap saat dibutuhkan.
  • ASI dapat menjalin hubungan batin yang erat bagi bayi dan ibunya.
  • Pemberian ASI secara eksklusif (tanpa memberikan makanan tambahan apapun) diberikan sampai bayi berumur 6 bulan.


b. Perawatan ibu

  • Melakukan perawatan payudara untuk membantu keberhasilan ibu dalam menyusui bayinya (memperlancar dan memperbanyak ASI).
  • Makan hidangan bergizi terutama yang mengandung banyak zat besi. Jika dirasakan kurang maka perlu mengkonsumsi tablet zat besi yang dosisnya menurut anjuran petugas medis.
  • Menjaga kebersihan diri, tetapi sebaiknya tidak melakukan cara-cara tradisional yang berbahaya misalnya meletakkan abu yang sudah dipanaskan pada luka vagina.
  • Melakukan senam secara teratur setelah persalinan.
  • Melakukan pemeriksaan pasca persalinan kepada mereka yang ahli.


Pengaturan Kehamilan

Alasan perlunya pengaturan kehamilan

  • Memulihkan kesehatan dan kesiapan fisik setelah melahirkan.
  • Dapat merencanakan kehamilan berikutnya.
  • Meningkatkan konsentrasi untuk mengasuh anak.
  • Merencanakan kesiapan ekonomi.


Cara mengatur kehamilan bisa dilakukan dengan menggunakan metode kontrasepsi, baik alami maupun berupa alat.

loading...