1. Leptospirosis

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri leptospira yang menyerang hewan dan manusia. Bakteri ini berbentuk spiral dan dapat hidup di dalam air tawar selama lebih kurang satu bulan. Tetapi dalam air laut, air selokan dan air kemih yang tidak diencerkan akan cepat mati.

Manusia terinfeksi bakteri leptospira melalui kontak dengan air, tanah atau tanaman yang telah dikotori oleh air seni hewan penderita leptospirosis. Bakteri masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir(mukosa) mata, hidung, kulit yang lecet atau makanan yang terkontaminasi oleh urin hewan terinfeksi leptospirosa. Masa inkubasi dari bakteri ini adalah selama 4-19 hari.

Stadium pertama

Gejala yang ditimbulkan adalah:

  • Demam tinggi
  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Malaise (Lesu/Lemah)
  • Muntah
  • Konjungtivitis (radang mata)
  • Rasa nyeri otot betis dan punggung
  • Gejala gejala diatas akan tampak antara 4 – 9 hari


Stadium kedua

  • Terbentuk antibodi di dalam tubuh penderita.
  • Gejala yang timbul lebih bervariasi dibandingkan dengan stadium pertama.
  • Apabila deman dan gejala gejala lain timbul, kemungkinan akan terjadi meningitis.
  • Stadium ini terjadi biasanya antara minggu kedua dan keempat.


Komplikasi leptospirosis :

  • Pada hati: kekuningan yang terjadi pada hari ke 4 dan ke 6.
  • Pada Ginjal: Gagal ginjal yang dapat menyebabkan kematian.
  • Pada Jantung: Berdebar tidak teratur, jantung membengkak dan gagal jantung yang dapat menyebabkan kematian mendadak.
  • Pada paru paru: Batuk darah, nyeri dada, sesak napas.
  • Perdarahan karena adanya kerusakan pembuluh darah dari saluran pernapasan, saluran pencernaan, ginjal, saluran genitalia, dan mata (konjungtiva).
  • Pada kehamilan : Keguguran, prematur, bayi lahir cacat dan lahir mati.


Pencegahan

  • Menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus.
  • Mencuci tangan, dengan sabun sebelum makan.
  • Mencuci tangan, kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah bekerja di sawah/ kebun/ sampah/ tanah/ selokan dan tempat tempat yang tercemar lainnya.
  • Melindungi pekerja yang beresiko tinggi terhadap Leptospirosis (petugas kebersihan, petani, petugas pemotong hewan dan lain-lain ) dengan menggunakan sepatu bot dan sarung tangan.
  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Menyediakan dan menutup rapat tempat sampah.
  • Membersihkan tempat tempat air dan kolam kolam renang.
  • Menghindari adanya tikus didalam rumah atau gedung.
  • Menghindari pencemaran oleh tikus.
  • Melakukan desinfeksi terhadap tempat-tempat tertentu yang tercemar oleh tikus.
  • Meningkatkan penangkapan tikus.


2. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam Berdarah Dengue (DBD) bisa menjadi penyakit yang paling menakutkan di musim hujan. Hal yang sangat lumrah jika semua orang khawatir terkena demam berdarah. Penyakit ini dapat menggiring penderitanya dalam kondisi yang parah hanya dalam waktu yang relatif singkat.

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit infeksi yang dapat berakibat fatal. Dalam waktu yang relatif singkat, penyakit ini dapat merenggut nyawa penderitanya jika tidak ditangani secepatnya. DBD dikarenakan oleh virus dengue. Virus ini sebagai penyebab demam berdarah hanya dapat ditularkan melalui nyamuk. Oleh karena itu, penyakit ini termasuk dalam kelompok arthropod born diseases.

Satu-satunya upaya untuk memutus rangkaian ini yaitu dengan memberantas nyamuk yang dapat menularkan virus dengue. Nyamuk yang paling sering menimbulkan wabah demam berdarah yaitu nyamuk Aedes aegypti subgenus Stegomya. Hanya nyamuk Aedes aegypti betina yang menggigit dan menularkan virus dengue. Umumnya, nyamuk ini menggigit di siang hari (pukul 09.00-10.00) atau sore hari (pukul 16.00-17.00). nyamuk jenis itu senang berada di tempat yang gelap dan lembab.

Berikut ini kelainan-kelainan yang perlu Anda waspada jika mungkin terjadi pada salah satu anggota keluarga Anda.

  • Jika seseorang mengalami demam mendadak tanpa penyebab yang jelas serta disertai penurunan aktivitas dan nafsu makan.
  • Timbul perdarahan, baik dari gigi, mulut, hidung, kulit, atau tinja.
  • Demam yang diserta kemerahan di wajah dan leher serta muntah.
  • Jika tiba-tiba terjadi penurunan suhu tubuh setelah beberapa waktu penderita mengalami demam. Gejala ini diiringi dengan gelisah, sakit perut dan badan lemas.

 

loading...