Beberapa jenis herba atau tanaman yang dapat digunakan untuk mencegah kerontokan rambut adalah :

1. Asam (Tamarindus indica L.)
Banyak ditanam sebagai pohon pelindung atau sebagai pohon buah. Pohon ini bercabang banyak. Tingginya 15-25 m, tumbuh didataran rendah. Asam ini berbuah sepanjang tahun. Buahnya buah polong, warnanya coklat muda, asam yang sudah masak, dibuang kulitnya sehingga tinggal daging buanhnya yang berwarna coklat kekuningan, lalu dibuat  bulatan-bulatan selanjutnya dijemur sehingga berwarna coklat kehitaman.

Cara pengolahannya adalah; buah asam yang telah masak diambil daging buahnya. Tambahkan sedikit air bersih sambil diremas-remas. Lalu saring dengan sepotong kain. Gosokkan sari buah asam tersebut ke seluruh kulit kepala sambil dipijat ringan (massage). Biarkan beberapa saat, kemudian rambut dicuci bersih dengan shampo.

2. Bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.)
Merupakan bunga yang tingginya 1-4 m, bercabang, tumbuh dari dataran rendah sampai pegunungan. Bunga sepatu banyak ditanam sebagai tanaman hias karena bunganya berwarna-warni.

Cara menggunakannya adalah; ambil segenggam daun bunga sepatu yang berbunga putih. Cuci bersih lalu digiling sampai halus. Tambahkan 1 cangkir air bersih sambil diremas-remas. Kemudian peras dan saring. Air perasannya digunakan untuk membasahi kulit kepala dan rambut sambil dipijat ringan. Biarkan meresap selama 1 jam, baru rambut dibilas dengan air bersih. Lakukan setiap hari sampai terlihat hasilnya.

3. Lobak (Raphanus sativus L.)
Banyak ditanam di ladang dan di sawah pada daerah pegunungan, walaupun dapat juga tumbuh di daerah dataran rendah. Tanaman ini merupakan tanaman semusim yang tingginya berkisar 50-100 cm. Batangnya tegak dan lunak. Daunnya tunggal berambut, lonjong, tepinya bergerigi, ujung dan pangkal rompang, tangkai daun pipih, warnanya hijau. Buahnya lonjong, mengembung, panjang, setelah tua warnanya cokelat, berisi 6-12 biji. Akarnya akar tunggang yang berubah bentuk menjadi mengelembung dan berdaging menyerupai umbi. Warnanya putih kehijauan. Bentuknya silinder, lurus atau agak bengkok, diameter di bagian tengah 3,5 cm, permukaannya licin. Bila akar lobak dibelah, bagian dalam berwarna putih.

Caranya pemakaiannya adalah; Akar lobak segar ukuran sedang dicuci lalu diparut. Air perasannya digunakan untuk membasahi kulit kepala yang botak sambil dipijat ringan. Lakukan setiap hari sampai tampak hasilnya.

4. Mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr.)
Adalah berupa daun koin, pohon mangkok atau disebut juga memangkokan dapat ditemukan tumbuh liar atau ditanam sebagai tanaman hias maupun sebagai tanaman pagar. Tumbuhan ini menyukai tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung. Tanaman ini tumbuh  tegak dan tingginya dapat mencapai 3 m dan berdaun tebal, bentuknya bulat berlekuk seperti mangkuk.

Cara pengolahannya adalah; ambil daun yang tua dan segar sebanyak 5-10 lembar dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa sambil diaduk sampai menjadi adonan seperti bubur. Saring dan peras. Hasil perasan tersebut dioleskan pada kulit kepala sambil dipijat ringan. Setelah merata, tutup kepala dengan handuk sampai terasa adanya hawa panas yang timbulkannya, karena ia akan berfungsi  melembapkan kulit kepala dan rambut. Biarkan selama 1 jam baru rambut dicuci dengan air hangat, selajutnya rambut dicuci dengan air dingin sampai bersih. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.

5. Pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.)
Adalah tumbuhan tropis yang banyak ditemukan di daerah pantai sampai ketinggian 80 m dpl. Pandan ditanam dihalaman atau dikebun. Kadang tumbuh liar ditepi sungai, tepi rawa dan ditempat-tempat yang agak lembab.

Cara pemakaiannya adalah; ambil 10 lembar daun waru muda, segenggam daun urang-aring, 5 lembar daun mangkokan, 1 lembar daun pandan, 10 kuntum bunga melati dan 1 kuntum bunga mawar semuanya dicuci bersih lalu dipotong-potong secukupnya. Tambahkan minyak wijen, minyak kelapa dan minyak kemiri masing-masing ½ cangkir lalu dipanaskan sampai mendidih. Setelah dingin disaring, lalu dioleskan ke seluruh kulit kepala sambil dipijat ringan. Lakukan malam hari sebelum tidur. Esok paginya rambut dicuci bersih. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.

6. Pisang (Musa paradisiaca L.)
Merupakan tanaman tropik, yang dapat ditemukan sampai ketinggian 2.000 m dari permukaan laut.

Cara pemakaiannya adalah; ambil bonggol pisang secukupnya lalu dicincang atau diparut dan diperas untuk diambil cairannya. Cara lain yaitu dengan membuat lubang besar pada bonggol yang tertinggal di dalam tanah, setelah terlebih dahulu batang pisangnya ditebang dekat pangkalnya. Bonggol ditutupi supaya jangan kemasukan kotoran. Cairan bonggol akan terkumpul dengan sendirinya di dalam lubang tadi. Beberapa waktu kemudian cairan sudah dapat diambil dan digunakan untuk membasahi kulit kepala dan rambut sambil dipijat ringan. Lakukan setiap pagi. Kepala terasa sejuk dan rambut akan tumbuh dengan subur. Bonggol dari semua jenis pisang dapat digunakan, kecuali bonggol pisang susu.

7. Semangka (Citrullus vulgaris Schrad.)
Tanaman ini berasal dari daerah tropik dan subtropik Afrika. Biasanya ditanam dipekarangan atau disawah sebagai tanaman buah. Terna setahun yang tumbuh menjalar di atas tanah atau merambat dengan sulur-sulurnya dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 1.000 m dpl. Buah semangka berbentuk bola sampai bulat memanjang, besar bervariasi dengan panjang 20-30 cm, diameter 15-20 cm dan berat mulai 4 kg-20 kg kulit buah tebal berdaging, licin, warnanya bermacam-macam seperti hijau tua, kuning agak putih atau hijau muda bergaris-garis putih. Daging buah berwarna merah atau kuning.

Cara penggunaannya adalah; ambil bagian dari kulit semangka yang berwarna putih. Gosok-gosokkan pada kulit kepala secara merata. Lakukan pada sore hari dan dibiarkan selama 1 malam supaya meresap pada kulit kepala. Keesokan paginya rambut dicuci sampai bersih. Lakukan 1-2 kali dalam seminggu.

loading...