Tumbuhan famili Anacardiaceae, yang sering dimanfaatkan kayunya, ini terkenal karena getahnya amat beracun. Bila terkena kulit, getah rengas bisa menyebabkan iritasi berat, bahkan bisa melumpuhkan manusia. Racun dari getah ini juga kerap digunakan untuk berburu binatang.

Meski bersifat iritan, getah rengas punya khasiat untuk membasmi jamur. Beberapa penelitian menyebutkan rengas mengandung senyawa ursiol, rengol, glutarengol, laccol, dan thitsiol. Sedangkan kayunya punya senyawa golongan steroid, lipid, benzenoid, dan flavonoid.

Studi pendahuluan yang dilakukan Irawan dan dua rekannya dari Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur, menunjukkan pohon yang tumbuh di Sumatera dan Kalimantan ini punya aktivitas antijamur yang kuat. "Pohon ini termasuk dalam daftar tumbuhan yang akan kami uji," kata anggota Japan Pharmaceutical Society itu. "Kami belum mengisolasi bahan aktifnya karena baru mengisolasi senyawa dari angsana, belangeran, dan laban."

Irawan menyatakan, walaupun getah rengas beracun, senyawa aktifnya bisa dimanfaatkan manusia dengan aman. "Kadang ekstraknya beracun, tapi senyawa aktif yang terdapat di dalamnya tidak memiliki efek yang sama," kata ahli kimia kayu itu.

#dari berbagai sumber

loading...