Healthy Articles

Fungsi dan Gangguan pada Rambut


Rambut, terutama bagi kaum perempuan, bagaikan mahkota saja. Demikian berharganya, sehingga orang rela menghabiskan banyak uang dan waktu untuk mengurus rambut. Di samping itu, fungsi kesehatan dari keberadaan rambut itu sendiri sangatlah penting.

Beberapa fungsi rambut antara lain :
1. Melindungi kepala dari benturan dan sinar matahari.
2. Sebagai mahkota.
3. Membentuk bingkai dari wajah.
4. Menambah keindahan dan garis warna pada wajah.
5. Melindungi mata dari keringat.
6. Melindungi mata dari kotoran dan debu.
7. Membantu menguapkan keringat

Rambut terutama tersusun dari salah satu zat protein yang disebut keratin atau horney. Sementara itu susunan kimiawi rambut terdiri dari :
a. Carbon: 50,65%
b. Hydrogen: 6,36%
c. Nitrogen: 17,14%
d. Belerang (sulfur): 5%
e. Oksigen: 20,85%

Jumlah helai rambut setiap orang berbeda-beda, ini bisa dilihat dari warna, dan tekstur rambut orang itu. Secara kasar jumlah rambut blonde sebanyak 140.000 helai, rambut coklat sebanyak 110.000 helai, rambut hitam sebanyak 108.000 helai dan rambut merah sebanyak 90.000 helai.

Rambut bisa rusak karena kita salah memperlakukannya, misalnya : menggunakan minyak rambut atau bahan kimia yang kadaluarsa, kesalahan pemakaian kosmetik rambut atau shampoo, terlalu sering dicuci dengan shampoo yang keras, pengaruh cuaca yang ekstrim, dan lain-lain.

Rambut kita juga mengalami pertumbuhan atau pemanjangan sehingga sewaktu-waktu rambut kita mesti dipotong. Untuk rambut yang sehat, dalam keadaan normal akan tumbuh sepanjang 1/2 inchi atau 1 ΒΌ cm setiap bulannya atau juga sepanjang 0,3 mm dalam 24 jam. Pertumbuhan rambut juga dipengaruhi oleh faktor usia, jenis kelamin, ras dan iklim. Di tempat yang beriklim panas, pertumbuhan rambut lebih cepat panjang dari pada di tempat yang beriklim dingin.

Setiap orang memiliki jenis rambut yang berbeda, hal ini dipengaruhi oleh faktor genetik atau 'faktor dalam' orang itu sendiri.

Ciri-ciri rambut normal :
- Daya elastisitas 20%.
- Jika diraba lembut dan halus.
- Bercahaya.
- Mudah ditata.

Ciri-ciri rambut kering :
- Bersuara bila dipegang.
- Penampilan gersang dan kaku.
- Warna pirang/kemerahan/cahaya pudar.
- Rambut tipis, rapuh, ujung berbelah.
- Sering ditumbuhi ketombe atau sindap.

Ciri-ciri rambut berminyak :
- Rambut tumbuh lebat
- Sangat elastis 40% - 50%.
- Selalu basah dan lengket.
- Sering ditumbuhi ketombe atau sindap basah (pityriasi steatoides).

Ciri-ciri rambut glassy : (orang bilang rambut landak)
- kaku dan tegar,
- sukar basah,
- proses peresapan obat sangat lama,
- sukar disasak.


Ada beberapa kelainan kulit kepala di antaranya ialah :

1) Sindap kering (Pityriasis Sicca)
Terjadi karena pembentukan lapisan tanduk yang berlangsung sangat cepat sehingga lapisan ini mengelupas membentuk sisik.

2) Sindap basah (Pityriasis Steodeos)
Merupakan kelainan kulit yang menahun ditandai dengan terjadi bercak-bercak yang berwarna kelabu karena penumpukan zat tanduk.

3) Kurap (Tinea Capitis)
Kelainan ini terjadi karena infeksi jamur. Dapat menyebabkan rambut mudah patah dan getas antara akar dan batang rambut.

4) Kadas (Tinea Favasa)
Disebabkan infeksi jamur tertentu, gejalanya adalah terbentuknya keropeng-keropeng (crustak). Kadas atau favas dapat menyebabkan kebotakan permanen.

5) Cutil (Vertitis Gyrata)
Kulit kepala berlipat-lipat sehingga menimbulkan gambaran seperti papan gilasan. Kelainan ini disebabkan kulit kepala terlalu luas dan tebal, karena jaringan ikat di bawah kulit sangat jarang sehingga kulit tidak sempurna.

6) Ros kepala (Dermatitis Seborrhoica)
Terjadi karena peradangan menahun, kulit menjadi merah dan tertutup sisik. Sisik ini dapat berlemak, basah atau kering.

7) Kebotakan (Alopecia)
Kebotakan disebabkan kerontokan rambut. Kerontokan rambut dapat terjadi sewaktu masa peralihan atau siklus pertumbuhan rambut. Ada dua jenis kebotakan (alopecia), antara lain:

a) Botak merata (Alopecia Symtomatica)
Botak merata terjadi karena kerontokan rambut secara mendadak dan merata setelah mengindap penyakit yang disertai demam tinggi, karena penyakit yang menahun, setelah kehamilan, mengalami reaksi alergi yang hebat, setelah mengalami goncangan jiwa, dan karena keadaan gizi buruk. Kerontokan rambut secara berlebihan terjadi karena kerusakan papil mata.

b) Botak lingkaran (Alopecia Areata)
Pada kelainan ini terdapat kulit kepala botak. Daerah yang tidak berambut batasnya jelas, kulitnya tipis, bersih, mengkilat tanpa ujung patahan rambut. Alopecia areata kadang-kadang jelas dan kadang-kadang tidak diketahui.

c) Botak menyeluruh (Alopecia Universal)
Terjadi karena kerontokan rambut menyeluruh, sehingga semua rambut kepala rontok.

d) Alopecia Seborrhoica
Terjadi karena akibat siborrhoe kulit kepala. Kerontokan rambut terjadi secara menahun dan merata, mulai dari daerah pelipis, dahi dan puncak kepala, sehingga hanya di daerah belakang kepala dan di atas telinga yang tersisa rambut. Kadang-kadang seluruh kepala menjadi botak,
biasanya terjadi pada laki-laki.

e) Alopecia Cicatrizata atau Pseudopelade Brocq
Terjadi karena peradangan, kemudian menjadi jaringan parut yang tidak berambut lagi.

f) Alergi
Merupakan perubahan reaksi tubuh terhadap sesuatu zat pada kontak kemudian reaksi alergi yang berlangsung di kulit kepala dapat juga disebabkan karena penggunaan kosmetika.


Sedangkan beberapa kelainan yang sering terjadi pada rambut kita antara lain :

1) Kelainan karena infeksi jamur (Tinea Cipitis)
Di batang rambut, jamur dapat tumbuh hanya pada permukaan saja (ectothrix) atau menyusup ke dalam kulit rambut (endothrix). Zat tanduk menjadi rusak dan rambut mudah patah. Pada piedra (Thchosporasis Nodosa) jamur membuat kutikula rambut, tumbuh secara melingkar dengan membentuk simpul-simpul yang berwarna hitam atau kelabu, keras dan tidak dapat ditarik lepas.

2) Infeksi karena serangga (Pediculosis Capitis)
Disebabkan oleh kutu kepala, karena kontak langsung. Pembasmian kutu kepala ini dilaksanakan dengan DDT atau gamesakan 1-2% dicampur dengan talk, xylol, gensil, gensoat, eurax. Telur kutu kepala dapat dilepaskan dari rambut dengan membasmi rambut dengan larutan cuka pekat, biarkan
semalam kemudian dicuci dan disisir dengan sisir serit.

3) Kelainan rambut karena kerusakan zat tanduk

a) Rambut pecah atau bercabang (Trichoptilosis)
Ujung-ujung rambut terbelah secara memanjang, kelainan ini dapat terjadi secara terus menerus, kurang gizi atau pemakaian kosmetika rambut yang terlalu keras.

b) Penyakit mutiara (Trichorrhexis Nodosa)
Pada batang rambut terdapat bagian-bagian yang menebal, sehingga rambut menjadi rapuh dan mudah patah. Penyebabnya pemakaian sikat yang keras, dan pencucian rambut yang tidak bersih.
2012. smallCrab, just another blogs
Download Joomla Templates