Kembang telang merupakan salah satu jenis tanaman merambat yang banyak dijumpai di hutan maupun di pekarangan rumah penduduk yang biasanya digunakan sebagai tanaman hias. Tanaman ini pada umumnya memiliki bunga yang berwarna biru terang, namun sebenarnya kembang telang ini juga memiliki varian warna lain yang berbeda seperti putih, pink, dan juga warna ungu. Bunga ini dapat dimanfaatkan untuk beraneka ragam keperluan seperti sebagai pewarna makanan, kue, maupun sebagai bahan dasar pembuatan minuman.

Tanaman ini memiliki nama ilmiah Clitoria ternatea yang termasuk dalam suku polong-polongan yang berasal dari Asia.

Di beberapa negara bunga ini memiliki bervariasi nama, seperti aparijata (bagi masyarakat Hindi), nagar hedi (bagi masyrakat Kanada), Dok anchan (bagi masyarakat Thailand), serta Sankhupushpam (bagi masyarakat Malayam). Dalam bahasa Inggris, bunga ini mendapat julukan butterfly pie, pigeon wings, maupun blue pie vine. Sedangkan di Indonesia sendiri bunga ini memiliki beberapa nama atau sebutan, diantaranya adalah teleng (bagi masyarakat Jawa), telang (bagi masyarakat Sunda), serta temen raleng (bagi masyarakat Bugis).

 

Kandungan kimia bunga telang

Bunga yang memiliki bentuk yang hampir menyerupai kupu-kupu ini memiliki kandungan beberapa senyawa kimia seperti fenol, delphirridin, triglucoside, alkaloid, flavonoid, saponin, sulfur dan ca-oksalat.

Pada bagian daunnya kita bisa menemukan kandungan senyawa seperti kaemferol 3-glukoside, triterperroide.

Tanaman ini terkenal memiliki akar yang beracun, dimana bagian akar tersebut memiliki efek farmakologis seperti pencahar (laxative), diuretik, pembersih darah, maupun sebagai perangsang muntah. Sedangkan biji dari bunga telang memiliki efek pencahar ringan dan dapat digunakan sebagai obat cacing.

Selain sebagai tanaman hias, kembang telang ternyata juga memiliki banyak khasiat untuk mengatasi gangguan kesehatan, diantaranya adalah :

 

1. Bersifat diuretik

Kandungan senyawa kembang telang mempunyai kemampuan untuk melancarkan air seni. Caranya mudah, rebus 0,3g akar kembang telang kering dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring air rebusan lalu minum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

 

2. Menghilangkan racun

Teh herbal yang terbuat dari kembang telang dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan racun-racun yang terdapat dalam sistem pencernaan. Cara pembuatannya cukup mudah, yaitu dengan menyeduh kembang telang sebanyak 2, hingga 3 kuntum dengan air panas, biarkan +/- 10 menit. Ramuan tersebut sudah siap untuk dikonsumsi. Untuk menambah cita rasa teh, kita bisa menambahkan madu atau perasan jeruk lemon ke dalamnya.

 

3. Melancarkan haid

Ramuan herbal kembang telang juga dipercaya mampu mengobati gangguan infertilitas, maupun masalah haid yang tidak lancar.

 

4. Untuk mencuci darah

Darah yang kotor bisa menjadi pemicu timbulnya berbagai gangguan penyakit kulit seperti timbulnya bisul. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya adalah dengan menggunakan ramuan yang berasal dari kembang telang biru yang ditumbuk bersama dengan gula jawa. Gunakanlah hasil tumbukan tersebut sebagai obat balur pada daerah yang terkena bisul. Lakukan hingga bisul sembuh.

Sedangkan untuk mengobati jerawat, haluskan daun, akar atau bunga serta lalu berikanlah pada area jerawat yang mau diobati.

 

5. Mengatasi gangguan penglihatan

Secara tradisional, kembang telang telah banyak digunakan sebagai obat untuk mengatasi gangguan penglihatan, seperti mata merah atau sakit mata lainnya. Selain itu, kembang telang juga dipercaya mampu membantu penglihatan lebih cerah. Caranya adalah dengan dengan merendam beberapa kuntum kembang telang tersebut ke dalam segelas air hingga air tersebut berubah warna menjadi biru, lalu saringlah. Selanjutnya anda bisa menggunakan air rendaman tersebut sebagai obat pencuci mata yang sakit.

 

6. Menghitamkan dan menguatkan rambut

Kembang telang juga berkhasiat untuk memperkuat serta menghitamkan rambut kamu. Caranya dengan menghaluskan bunga telang lalu diakai keramas seperti sampo biasa.

 

7. Mengatasi sakit telinga

Tanaman telang juga berkhasiat untuk mengatasi gangguan yang terjadi pada bagian telinga. Caranya adalah dengan mengoleskan air perasan yang terbuat dari beberapa helai daun telang dengan dicampurkan sedikit garam pada bagian telinga yang terasa sakit. Lakukan hal tersebut secara teratur.

 

8. Mengobati bronchitis

Bronkhitis atau peradangan pada saluran pernafasan bisa diatasi dengan menggunakan ramuan herbal yang berasal dari akar tanaman telang ini. Caranya adalah dengan merebus +/- 30 hingga 60 gram akar telang dengan menggunakan 4 gelas air bersih hingga kadar air tersebut tinggal separuhnya saja. Konsumsi air rebusan tersebut dalam kondisi dingin pada pagi dan malam hari masing-masing 1 gelas.

 

9. Mengobati batuk

Akar tanaman kembang telang juga bisa digunakan untuk mengatasi gangguan batuk rejan (pertusis). Selain itu rempah yang berasal dari bubuk akar telang dapat juga digunakan untuk menyembuhkan gangguan asma yang menimpa seseorang terutama pada musim dingin.

 

10. Mengobati infeksi tenggorokan

Kembang telang juga dipercaya dapat mangatasi infeksi tenggorokan, terutama bagi mereka yang suka merokok. Caranya adalah dengan menggunakan air rebusan akar kembang telang sebagai obat kumur.

 

11. Mengurangi stress

Sifat antidepresan yang terkandung dalam akar kembang telang dapat membantu untuk mengurangi tingkat stress seseorang yaitu dengan memberikan efek tenang, senang, dan damai.

 

12. Menambah kekuatan otak

Akar kembang telang memiliki kemampuan untuk meningkatkan memori serta dapat membuat seseorang bisa menjadi lebih intelektual, sehingga kembang ini sering digunakan dalam pengobatan berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan otak. Selain itu, kembang telang juga memiliki efek yang sangat positif pada sistem saraf manusia, sehingga dapat membantu dalam memperkuat saraf dalam tubuh dan meningkatkan fungsi otak.