Bila ada bagian tubuh yang sakit, biasanya kita pergi ke toko obat untuk membeli obat penghilang rasa sakit. Ternyata di dapur atau di rumah kita pun banyak sekali bahan makanan yang bisa berperan sebagai obat penghilang rasa sakit, dan bahan alami seperti ini tentu saja minim efek sampingnya dibanding obat pabrikan.

Studi menunjukkan fakta bahwa makanan dapat mengurangi rasa sakit lebih baik daripada obat-obatan. Banyak makanan yang bertindak seperti obat penghilang rasa sakit ternyata mengandung berbagai bahan yang bisa mengurangi rasa sakit karena melawan peradangan, mencegah sinyal rasa sakit, dan juga dengan menyembuhkan penyakit yang mendasarinya.

Makanan yang bertindak sebagai obat penghilang rasa sakit juga melindungi sel dari kerusakan dan dengan demikian anda akan memiliki tubuh yang sehat. Tapi sebelum anda mulai mengkonsumsi makanan yang bertindak sebagai obat penghilang rasa sakit ini, anda harus berhenti mengkonsumsi makanan yang tidak sehat yang biasanya anda konsumsi, misalnya junkfood, gorengan dan lain-lain.

Berikut adalah beberapa makanan atau minuman yang dapat bertindak sebagai penghilang rasa sakit:

1. Jahe

Jahe, yang murah dan mudah didapat, merupakan salah satu makanan efektif yang dapat bertindak sebagai penghilang rasa sakit. Telah diuji dan dibuktikan bahwa dengan mencampurkan jahe ke dalam makanan, anda dapat mengurangi nyeri otot, bergabung dengan rasa sakit, bengkak, dan kaku.

Jahe memiliki rasa sedikit pedas karena terdapat senyawa zingeron, yang dapat memberi efek hangat pada tubuh. Mengonsumsi jahe secara teratur dalam jumlah yang tepat dapat mencegah timbulnya penyakit pada tubuh seperti pegal-pegal, masuk angin, pembengkakan hingga stroke.

Beberapa manfaat jahe lainnya yaitu dapat mencegah perut kembung, migraine, demam, batuk, jerawat hingga melancarkan siklus menstruasi.

2. Cengkeh

Mengunyah cengkeh saat mengalami sakit gigi dan peradangan pada gusi, sering dilakukan oleh orang untuk mengatasi rasa sakitnya, sebuah cara kuno yang telah banyak dipraktekkan sejak jaman nenek moyang. Hal ini merupakan manfaat dari kandungan eugenol, suatu properti anastesi, yang dikandung pada cengkeh.

Cengkeh telah digunakan sebagai ekspektoran, dan untuk mengobati sakit perut, mual, dan radang mulut dan tenggorokan. Penelitian masih dicampur, namun bukti menunjukkan bahwa mereka mungkin memiliki sifat anti-inflamasi.

Cengkeh bubuk bekerja dengan baik dalam makanan yang dipanggang dan beberapa hidangan gurih, seperti sup hangat dan semur. Anda juga bisa menggunakan cengkeh utuh untuk menambahkan rasa dan nutrisi ke dalam minuman panas seperti teh atau sari buah.

3. Bawang putih

Apakah anda menderita sakit telinga? Jangan terburu-buru ke apotek untuk membeli obat tetes telinga. Teteskan dua tetes minyak bawang putih dua kali sehari selama sekitar lima hari dan ana akan merasakan hasilnya. Anda bisa membuat minyak bawang putih dengan memanaskan tiga siung tangan bawang putih, yang telah dihancurkan, bersama virgin olive oil selama dua menit dan kemudian simpan di lemari es. Gunakan selama dua minggu.

Rempah yang hampir selalu ada dalam masakan ini juga memiliki manfaat yang dapat menjadi obat pereda sakit dan nyeri. Sejak dahulu bawang putih telah terbukti dan digunakan sebagai rempah untuk menyembuhkan berbagai penyakit, antara lain melancarkan peredaran darah, mencegah diabetes, menurunkan berat badan, obat jerawat, mengeluarkan racun dalam tubuh, mengobati flu hingga penyakit kulit.

4. Ikan

Ikan berminyak seperti salmon, sarden dan tuna dapat membantu mengatasi masalah perut termasuk gangguan pencernaan, sindrom iritasi usus besar, penyakit radang usus, kram dan sakit perut.

Kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi pada ikan salmon, mackerel, tuna dan sarden, telah terbukti dapat membantu mengurangi peradangan. Untuk mendapatkan manfaatnya, anda perlu makan ikan beberapa kali dalam seminggu, dan itu harus dimasak dengan cara yang sehat, misalnya direbus atau dipanggang.

5. Yogurt

Yogurt adalah penghilang rasa sakit alami yang efektif bagi wanita yang berjuang dengan sindrom pramenstruasi dan gejala yang terkait dengannya. Hanya dengan asupan 2 cangkir yogurt setiap hari, gejala yang menyakitkan ini bisa dikurangi.

Yogurt diperkaya dengan mikro - tumbuhan (yoghurt probiotik) yang dapat membantu meringankan rasa sakit di saluran pencernaan yang disebabkan karena peradangan dan gangguan pencernaan.

6. Kunyit

Sebagai penghilang rasa sakit, kunyit ternyata tiga kali lebih efektif daripada obat penghilang rasa sakit seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen. Kunyit mengandung bahan aktif alami yang disebut curcumin yang dapat membantu meringankan rasa sakit.

Bumbu dapur berwarna kuning ini memiliki sifat anti inflamasi yang kuat yang mampu mengendalikan serta mengurangi rasa sakit. Selain sebagai penghilang rasa sakit, kunyit juga bermanfaat untuk mengobati tifus, mencegah diabetes, mencegah anemia, mencegah alzheimer, mencegah dan mengobati panas dalam, menyembuhkan luka, mencegah keputihan, mengobati gatal dan penyakit kulit dan masih banyak lagi.

7. Anggur

Rutin makan buah anggur setiap hari dalam jumlah yang cukup dapat mengurangi rasa sakit pada tulang belakang, yang biasanya terjadi karena aliran darah tidak lancar.

Dalam sebuah penelitian baru-baru ini, telah ditemukan bahwa dengan mengkonsumsi segelas buah anggur setiap hari, pembuluh darah dapat menjadi rileks dan karenanya membantu aliran darah menjadi bebas.

Selain itu anggur juga dapat mengobati sembelit, meringankan migraine, mencegah rambut rontok, menghilangkan jerawat hingga kanker payudara.

8. Madu

Madu merupakan obat alami terbaik untuk menyembuhkan luka pada mulut. Bibir pecah-pecah dan bisul mulut bisa dikurangi dengan mengoleskan madu murni pada bagian yang luka.

Kandungan enzim alami dalam madu dapat menghilangkan peradangan, membantu menghancurkan virus dan mempercepat proses penyembuhan.

Mencampur madu dan kayu manis dalam secangkir air hangat dan meminumnya secara teratur juga dapat meringankan gejala arthritis.

9. Air

Memulai hari anda dengan minum segelas air putih dapat membantu mengurangi nyeri pada kaki, lutut dan bahu. Air akan menghidrasi jaringan dan dengan demikian membantu melancarkan hambatan di antara jaringan, yang selanjutnya akan meningkatkan aliran fluida.

Air dapat menghilangkan atau mengurangi rasa sakit, jika rasa sakit itu akibat atau terkait dengan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit. Selain itu, pengobatan dengan air dapat membantu perawatan lain ini bekerja menjadi lebih baik lagi.

10. Kopi

Penelitian menunjukkan bahwa kafein yang terkandung dalam kopi dapat mengurangi rasa sakit pada mereka yang menderita cedera otot akibat olahraga atau pegawai yang duduk seharian di kantor.

Selain ini kopi juga dapat memiliki efek menenangkan pada penderita migrain atau sakit kepala. Ketika terjadi sakit kepala, pembuluh otak memperlebar reseptor rasa sakit. Tekanan darah dan detak jantung meningkatkan tekanan pada dinding pembuluh darah. "Kafein dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di otak, sehingga mengalirkan darah lebih cepat dan mencegah peluasan rasa sakit.“ Demikian kata Kuno Güttler, seorang farmakolog dan juga ahli toksikologi dari Universitas Köln, Jerman.

loading...