Mengurangi atau bahkan menghentikan makan daging dan produk hewani lainnya, atau yang populer disebut vegetarian, ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan. Menurut ahli kesehatan, orang yang mengurangi makan daging atau menjadi vegetarian akan mengurangi berat badannya, kolesterolnya menjadi lebih baik, kadar gulanya lebih rendah, mengurangi risiko penyakit jantung, terlihat lebih sehat dan banyak manfaat lainnya.

Meski sangat bermanfaat, seorang vegetarian harus pandai-pandai mengatur pola dietnya, membuat variasi diet, mengkonsumsi makanan yang lebih beragam agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi dengan baik.

Menghentikan sama sekali memakan produk hewani mungkin cukup sulit untuk pertama kali, namun cobalah untuk menguranginya sedikit demi sedikit, dan berikut adalah manfaatnya bagi kesehatan:

1. Membantu menurunkan berat badan

Ketika anda meninggalkan produk hewani maka berat badan anda juga akan turun, hal ini karena berkurangnya asupan lemak jenuh yang berasal dari daging dan susu. Makanan yang berasal dari produk hewani mengandung kalori yang tinggi, bayangkan jika anda makan piza dengan sosis dan keju, burger daging yang dilengkapi keju, dan diakhiri dengan es krim vanila, maka kelebihan kalori ini akan disimpan menjadi lemak dan menimbulkan banyak masalah di tubuh, antara lain penambahan berat badan.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics pada 2013 menyatakan bahwa orang yang tidak makan daging memiliki BMI yang lebih rendah daripada pemakan daging, dan vegetarian memiliki obesitas yang jauh lebih rendah daripada omnivora (9,4% dibandingkan dengan 33,3%).

Memakan lebih banyak sayuran dan buah-buahan berarti juga memakan banyak serat dan itu akan mencegah konstipasi dan meningkatkan sistem pencernaan secara keseluruhan.

2. Tubuh lebih sehat

Orang yang menghentikan asupan produk hewani ternyata memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung, menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, memiliki indeks massa tubuh yang rendah, risiko rendah diabetes tipe 2 dan berkurangnya risiko terkena kanker. Ada sejumlah studi dan penelitian yang membuktikan bahwa agar tetap sehat, tidak perlu untuk mengkonsumsi daging.

Mengonsumsi lemak jenuh, terutama yang berasal dari daging dan produk susu, dapat meningkatkan level kolesterol dalam darah dan tingginya level kolesterol tersebut akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Menghindari daging secara otomatis mengurangi jumlah lemak jenuh dalam asupan makanan, dan ini akan mengurangi risiko penyakit yang berhubungan dengan jantung.

3. Melawan arthritis

Salah satu dari berbagai manfaat kesehatan dari diet vegan adalah dapat mencegah arthritis. Untuk meringankan gejala arthritis, orang selalu dianjurkan untuk mengurangi konsumsi susu. Selain itu, menurut sebuah studi baru, jika anda menggabungkan diet vegan dengan diet bebas gluten, itu bisa sangat efektif dalam kasus penderita rheumatoid arthritis.

Jika anda terkena reumatik, maka sebaiknya anda mengurangi konsumsi makanan yang mengandung fosfor seperti daging merah. Hal ini dikarenakan semakin banyak fosfor yang anda miliki dalam tubuh, semakin banyak pula anda kehilangan kalsium dari tulang.

4. Mengurangi tekanan darah

Hipertensi lebih rendah terjadi di kalangan vegetarian dan vegan dibanding pada pemakan daging dan produk hewani lainnya, demikian menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Public Health Nutrition. Peneliti mengatakan hal ini dikarenakan mereka cenderung memiliki berat badan yang lebih rendah dan banyak makan buah dan sayuran, sehingga menurunnya masalah tekanan darah tinggi.

Seperti diketahui bahwa orang-orang yang memakan daging banyak yang memiliki berat badan tinggi dan kurang makan buah dan sayuran, sehingga mereka memiliki risiko hipertensi yang lebih tinggi  dibandingkan dengan para vegetarian.

5. Mengurangi risiko diabetes

Studi yang dilakukan American Diabetes Association menemukan bahwa orang yang mengikuti diet vegetarian dapat menurunkan risiko gejala metabolis, risiko tersebut berhubungan dengan diabetes tipe 2, stroke, dan penyakit jantung. Subyek penelitian yang menghindari daging dan produk unggas cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah, kadar gula yang lebih rendah, begitu juga dengan pinggang yang lebih rendah daripada orang-orang yang mengonsumsi daging ataupun produk unggas.

Jadi bagi yang mungkin memiliki keturunan diabetes maka salah satu cara untuk mengurangi risiko diabetes yaitu dengan melakukan diet vegetarian atau mengurangi konsumsi daging.

6. Mengurangi bau badan

Orang yang vegetarian cenderung memiliki bau badan yang kurang dibandingkan dengan orang yang makan daging dan produk susu.

Sebuah riset yang dipublikasikan di jurnal Chemical Sense mengungkapkan mengurangi makan daging dapat membuat kita memiliki aroma yang lebih menarik dan layak bagi lawan jenis. Di studi tersebut, laki-laki mencoba makan daging dan tidak makan daging, masing-masing dalam waktu 24 jam. Mereka menempatkan pads di bawah ketiak untuk menyimpan aroma tubuh. Kemudian wanita diminta untuk menilai aroma tubuh tersebut. Para wanita kemudian menyatakan bahwa laki-laki yang tidak makan daging beraroma lebih menarik dan layak

7. Mengurangi bau mulut

Daging merah merupakan salah satu makanan yang menimbulkan aroma yang kurang sedap pada mulut, tak hanya mulut bahkan aroma badan juga bisa terpengaruh. Ini disebabkan karena daging adalah makanan yang agak sulit dicerna oleh tubuh dan kemungkinan besar bisa mengeluarkan gas yang kurang sedap. Apabila keluar keringat juga biasanya aroma yang dikeluarkan agak berbau.

8. Meningkatkan kecantikan

Asupan lebih banyak dan lebih beragam sayuran dan buah-buahan bermanfaat dalam menyehatkan dan memelihara rambut, kulit dan kuku. Selain itu makan sayuran dan buah juga bermanfaat bagi orang yang memiliki kulit berminyak dan mudah berjerawat.

9. Meningkatkan energi

Diet vegan membantu untuk meningkatkan level energi dibandingkan dengan diet non-vegetarian. Makan lebih banyak sayuran dan makanan lain yang bernutrisi tinggi akan membantu kita mendapatkan energi lebih banyak. Penelitian menemukan bahwa makan makanan bernutrisi tinggi bermanfaat bagi pembuluh darah, mengurangi tekanan darah dan akan meningkatkan performa kesehatan seseorang. Makanan tersebut dapat membuka pembuluh darah, membuat lebih banyak oksigen masuk dan memiliki kemampuan untuk memberikan energi pada tubuh.

10. Membantu melawan kanker

Sayuran dan buah-buahan sarat dengan sifat antioksidan dan juga berlimpah kandungan nutrisi supernya. Oleh karena itu, orang yang banyak asupan buah dan sayuran akan memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu tubuh untuk melawan kanker. Penelitian juga menemukan bahwa pada vegetarian jarang yang memiliki kanker gastrointestinal, seperti kanker colorectal, dan wanita yang vegan juga dapat berkurang risikonya untuk kanker payudara.

11. Mengurangi stres

Sebuah penelitian mengatakan bahwa ikan dan daging kaya AA (atau asam arakidonat), yang merupakan sumber asam lemak omega-6; dan jika AA diambil dalam jumlah besar, dapat mengganggu suasana hati dan membuat anda merasa lebih stres. Dengan demikian, untuk menghindari asupan tinggi AA, anda harus mengkonsumsi diet vegan, yang dapat membantu anda menjalani hidup bahagia dan bebas stres.

Mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayuran juga merupakan mood-booster alami. Peneliti dari University of Warwick dan Darthmouth College mempelajari tentang kebiasaan makan 80.000 orang di Inggris dan menemukan bahwa meningkatnya mental yang lebih baik saat mereka makan lebih banyak buah dan sayuran.

loading...