Nyeri sendi bisa disebabkan oleh rasa sakit, peradangan, cedera atau alasan lainnya. Nyeri sendi dapat menyebabkan aktifitas anda benar-benar terganggu, bahkan aktifitas fisik yang sederhana sekalipun.

Jenis-jenis makanan tertentu, misalnya daging olahan dan msg, dapat memperparah nyeri sendi, jadi salah satu cara untuk menghindari rasa sakit yang semakin parah adalah dengan menghindari makanan-makanan tersebut.


Berikut adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak anda konsumsi untuk menghindari rasa sakit akibat nyeri sendi yang semakin parah:

1. Gula buatan

Gula buatan bisa memicu terjadinya peradangan sehingga bisa menimbulkan nyeri sendi. Bahkan gula juga bisa memicu pelepasan zat inflamasi yaitu sitokin sehingga dapat memperparah nyeri pada sendi. Gula juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang bisa membuat persendian anda bekerja lebih keras.

2. Daging olahan dan daging merah

Daging olahan ternyata bisa memperburuk peradangan karena kandungan purin dan nitratnya. Hal ini juga bisa memperparah jika anda menderita nyeri sendi. Juga, glycan pada daging merah dapat memicu perkembangan inflamasi sistemik dan perkembangan kanker.

3. Telur

Kuning telur mengandung memiliki asam arakidonat yang bisa meningkatkan hormone prostaglandin yang mengakibatkan terjadinya peradangan di dalam tubuh. Jadi, jika anda menderita nyeri sendi, cukup makan putih telurnya saja untuk menghindari rasa sakit pada sendi anda.

4. Biji-bijian olahan dan tepung

Makan biji-bijian olahan dan tepung dapat memicu peradangan dan juga dapat memperparah nyeri sendi. Makan beras merah merupakan pilihan yang lebih baik jika anda sedang menderita nyeri sendi.

5. MSG

Monosodium glutamat dapat memperburuk peradangan. MSG banyak ditemukan dalam makanan kemasan seperti keripik kentang, makanan ringan, makanan beku, makanan kaleng, mie instan dan lainnya. MSG dapat memicu peradangan dan rasa sakit di tubuh, termasuk nyeri sendi. MSG ini sangat berbahaya bagi orang-orang yang sudah menderita kondisi peradangan, seperti rheumatoid arthritis.

6. Bir

Minum bir berlebihan dapat membahayakan sendi anda, sama seperti minuman beralkohol lainnya. Bir yang tinggi purin yang diubah tubuh menjadi asam urat, dapat menyebabkan peradangan. Juga, bir dibuat dengan gluten. Selain itu, racun lain dalam bir dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada tubuh anda.

7. Soda

Telah diketahui bahwa kadar gula pada soda memiliki risiko terhadap penyakit diabetes dan penyakit jantung. American Journal of Clinical Nutrition menganalisa data dari dua penelitian dan menemukan hubungan antara mengonsumsi soda dengan risiko radang sendi. Hasil penelitiannya adalah wanita yang mengonsumsi segelas soda dalam sehari memiliki 63% resiko mengidap radang sendi dibandingkan dengan wanita yang tidak mengonsumsi soda sama sekali.

8. Minyak jagung

Minyak jagung tinggi akan kandungan asam lemak omega-6 yang dapat memicu tubuh untuk memproduksi bahan kimia
pro-inflamasi. Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition and Metabolism mencatat bahwa peningkatan omega-6 asam lemak bisa mempotensiasi proses inflamasi dan memperburuk banyak penyakit inflamasi.

9. Produk susu

Produk susu juga dapat menjadi pemicu nyeri sendi. Tingginya tingkat kasein protein dalam produk susu memicu peradangan dan nyeri. Bahkan lemak jenuh dalam produk susu penuh lemak seperti susu, mentega dan keju dapat memicu adiposa atau lemak-jaringan inflamasi, yang pada gilirannya meningkatkan rasa sakit.

Hindari susu pasteurisasi ketika anda menderita nyeri sendi atau jenis lain dari nyeri kronis. Sebaliknya, anda dapat memilih susu kedelai, susu almond, tahu, margarin dan produk non-susu lainnya.

loading...