Menurut sebuah penelitian, 1 dari 5 wanita dan 1 dari 10 laki-laki menderita migrain. Sebagian besar orang menganggap bahwa migrain tersebut adalah hal yang wajar, tanpa melakukan pengobatan lebih lanjut. Padahal migrain termasuk dalam 20 besar dari penyakit medis yang paling melumpuhkan di dunia. Dan hal terburuk tentang gangguan ini adalah bahwa migrain menyerang orang usia produktif, yaitu antara usia 25 sampai 55 tahun.

Gejala paling umum migrain adalah sakit kepala berdenyut dengan intens dan kepekaan terhadap cahaya. Orang-orang menderita migrain menggambarkan rasa sakitnya seperti pukulan palu di kepala. Ada banyak obat untuk mengobati migrain, namun sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa banyak pasien berhenti menggunakan obat setelah beberapa saat karena efek samping yang mengerikan. Beberapa efek samping yang dikenal adalah kelelahan, mengantuk, mual, detak jantung meningkat dan banyak lagi.

Ada daftar panjang hal-hal yang bisa memicu rasa sakit berulang di kepala, yang paling umum adalah perubahan hormon, makanan, stres, perubahan pola tidur, dll. Dan cukup aneh kedengarannya, bahwa ada makanan yang memicu sakit kepala parah, khususnya makanan yang mengandung dua asam amino: Tyramine dan Phenylethylamine.

Pada dasarnya yang perlu ditekankan adalah bahwa pencegahan lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah 7 daftar makanan yang harus anda hindari atau kurangi, untuk mencegah terjadinya sakit kepala:

1. Kafein

Banyak orang menyukai kopi karena dapat membuat anda tetap waspada dan mengurangi kelelahan. Tetapi harus diingat bahwa jangan minum kopi berlebihan, jika lebih dari 200 miligram per hari dapat memicu sakit kepala migrain. Jadi, mengurangi asupan harian dari kafein akan dapat menghindarkan dari sakit kepala yang menyakitkan.

2. Keju

Keju yang berusia tua atau mature cheese atau old cheese memiliki rasa yang semakin enak, tetapi keju tua sering berada dalam daftar makanan yang harus dihindari. Tyramine akan terbentuk ketika protein dalam keju memecah dalam proses penuaan. Jadi, menghindari keju tua dapat mencegah sakit kepala.

3. Daging olahan

Daging olahan mengandung kadar nitrit dan nitrat yang tinggi, yang dikenal dapat memicu sakit kepala migrain. Mengurangi makan daging, sosis, dan pepperoni dapat menjaga anda dari sakit kepala.

4. Chocolate

Chocolate memiliki kandungan phenylethylamine  dalam jumlah tinggi phenylethylamine di dalamnya, yang merupakan salah satu asam utama, yang diketahui dapat menyebabkan sakit kepala migrain.


6. Aspartam

Aspartam adalah jenis pemanis buatan yang sering dijumpai dalam makanan olahan seperti minuman bersoda, permen, permen karet, dll. Jauhi makanan yang mengandung pemanis buatan ini untuk menghindari rasa sakit di kepala anda.

7. Alkohol

Alkohol dianggap sebagai pemicu migrain yang kuat. Hindari minum anggur merah, bir atau minuman beralkohol lainnya karena dapat menyebabkan dehidrasi yang menyebabkan sakit kepala parah.

Menurut profesor neurologi di Case Western Reserve School of Medicine do Cleveland, Robert Daroff, MD. Ia menyatakan bahwa anggur merah dan alkohol dapat menyebabkan peningkatan aliran darah ke otak serta dapat menyebabkan dehidrasi. Sehingga sebaiknya Anda menghindari minuman-minuman tersebut.

loading...