Hati menjadi salah satu organ paling penting dalam tubuh manusia, melakukan berbagai macam fungsi tubuh. Hati berfungsi sebagai tempat distribusi makanan, tempat menghancurkan eritrosit lama, tempat penyimpanan glikogen, tempat pembentukan protrombin dan fibrinogen, penghasil empedu untuk menetralkan racun dan pembentukan urea.

Hati juga berperan dalam pembentukan eritrosit atau sel darah merah, detoksifikasi darah, penyimpanan vitamin, dan zat besi. Hati memegang peran yang besar dalam tubuh manusia, tanpanya tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Hati juga rentan terhadap kerusakan akibat faktor makanan dan lingkungan.

Kesehatan hati adalah penting karena mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan dari tubuh. Kesehatan hati yang buruk dapat menyebabkan banyak penyakit berbahaya. Jadi, anda perlu untuk merawat hati dan baik. Terdapat cara yang cukup mudah untuk merawat kesehatan hati anda yaitu pengobatan alami dengan menggunakan herbal sehari-hari yang terdapat di dapur anda.

Berikut adalah beberapa jenis herbal yang dapat anda gunakan untuk membersihkan hati anda:

1. Kunyit

Kunyit adalah ramuan ajaib yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Kunyit mengaktifkan enzim dalam hati, yang secara efektif membuang karsinogen dari dalam tubuh. Kandungan antioksidan dan kandungan anti virus yang terdapat dalam kunyit diyakini bisa menjaga kesehatan hati. Kunyit juga bisa memperlambat terjadinya fibrosis yaitu tahapan pada pengerasan hati atau sirosis.

Menurut sebuah studi tahun 2008 yang diterbitkan dalam jurnal farmasi China, kunyit dapat membantu mencegah penyakit hati berlemak. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan. Kunyit meningkatkan kemampuan tubuh untuk mencerna lemak sehingga tidak menumpuk di hati, dengan demikian akan membantu proses detoksifikasi hati.

2. Teh hijau

Teh hijau adalah agen detoksifikasi untuk hati. Teh hijau kaya akan antioksidan, hal ini membantu untuk menghilangkan lemak yang terakumulasi dalam hati. Minum teh hijau setiap hari adalah cara terbaik untuk mendorong racun keluar dari hati. Penelitian juga menunjukkan bahwa teh hijau dapat menghancurkan radikal bebas berbahaya yang mengendap pada hati yang berlemak.

Menurut sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam International Journal of Molecular Medicine, teh hijau dengan katekin high-density dapat meningkatkan fungsi hati dan infiltrasi lemak pada pasien yang menderita penyakit hati berlemak non alkohol. Teh hijau membantu memblokir jumlah lemak yang disimpan dalam hati dan meningkatkan fungsi hati. Selain itu, asupan rutin teh hijau mengurangi berat badan dan persentase lemak.

3. Alpukat

Alpukat memiliki kemampuan untuk memperbaiki hati yang rusak dan meningkatkan kesehatan hati. Penyakit hati berlemak ditandai dengan surplus lemak dalam sel-sel liver, yang dapat menyebabkan peradangan dan pengerasan hati. Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh tunggal dan makan makanan glikemik rendah, dapat membantu orang dengan penyakit hati berlemak.

Alpukat tidak hanya mengandung lemak tak jenuh tunggal, tetapi juga berfungsi sebagai makanan rendah glisemik. Menurut sebuah studi 2007 diterbitkan dalam “World Journal of Gastroenterology,” konsumsi lemak tak jenuh tunggal harian dan membatasi asupan lemak jenuh dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam hati, khususnya di kalangan individu dengan penyakit liver non-alkoholik.

4. Bayam

Bayam merupakan salah satu makanan yang paling kuat dalam menjaga hati yang sehat. Bayam juga merupakan sumber utama glutathione, yang mengaktifkan enzim yang pada gilirannya membersihkan hati dengan efisien.

Warna hijau tua daun bayam menunjukkan bahwa bayam mengandung klorofil, yang membantu hati dan usus mengeluarkan racun. Selain itu, klorofil memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi

5. Cuka sari apel

Cuka sari apel dapat membantu dalam proses detoksifikasi pada hati. Cuka sari apel membersihkan hati, meningkatkan proses penyaringan darah secara alami dan meningkatkan level energi.

Cuka sari apel, yang sebagian besar terdiri dari asam asetat, telah terbukti memiliki kemampuan untuk melindungi sel-sel hati. Sebuah penelitian mempelajari efeknya pada tumor hati. Percobaan ini masih berlangsung pada hewan percobaan, namun menunjukkan hasil yang menjanjikan dengan efek samping minimal.

Selain itu cuka apel juga dapat membantu dalam menurunkan lemak yang tidak diinginkan dari tubuh. Minumlah segelas air dengan satu sendok makan cuka setiap pagi untuk membersihkan hati anda.