Membersihkan kuman dari air akan membunuh kuman dan cacing dan membuat air aman untuk diminum. Cara terbaik adalah mendidihkan, membasmi kuman dengan sinar matahari, atau menggunakan klorine.

Penting: Cara-cara ini TIDAK AKAN membuat air aman dari bahan kimia beracun.

1. Mendidihkan air

Didihkan air sampai mengeluarkan gelembung yang berguling cepat. Begitu air mulai mendidih, biarkan mendidih terus selama 1 menit penuh sebelum mengangkat teko. Di daerah pegunungan, air memerlukan waktu mendidih selama 3 menit untuk membunuh kuman-kuman karena di pegunungan air mendidih pada temperatur yang lebih rendah.

Didihkan air sampai mengeluarkan gelembung yang berguling cepat. Begitu air mulai mendidih, biarkan mendidih terus selama 1 menit penuh sebelum mengangkat teko. Di daerah pegunungan, air memerlukan waktu mendidih selama 3 menit untuk membunuh kuman-kuman karena di pegunungan air mendidih pada temperatur yang lebih rendah.

2. Sinar matahari

Membasmi kuman dengan sinar matahari adalah cara yang efektif untuk membasmi kuman hanya dengan sinar matahari dan sebuah botol. Menyaring atau mengendapkan air dulu akan membuatnya lebih bening sehingga pembasmian kuman akan lebih cepat. Pembasmian kuman dengan sinar matahari paling baik dilakukan di negara-negara yang letaknya dekat dengan ekuator karena di sana sinar matahari paling kuat. Jika lokasi Anda lebih jauh ke utara atau ke selatan dari ekuator maka diperlukan waktu lebih lama untuk membasmi kuman dengan baik.

  • Bersihkan sebuah botol bening dari plastik atau beling, atau sebuah kantong plastik. Botol yang paling baik adalah yang terbuat dari plastik PET ET.

  • Isi botol setengah penuh, lalu kocok selama 20 detik untuk menambah gelembung udara pada air. Kemudian isi botol atau kantong penuh. Gelembung udara akan membantu membasmi kuman pada air lebih cepat.

  • Letakkan botol di tempat terbuka dan tidak diganggu oleh manusia atau khewan, misalnya di atas atap rumah. Biarkan botol di bawah sinar matahari penuh selama 6 jam atau selama 2 hari bila cuaca berawan.

  • Minum langsung dari botol, dengan demikian akan mencegah kontaminasi dari tangan atau peralatan lain.

  • Pembasmian kuman dengan sinar matahari dapat dilakukan lebih cepat dan lebih sempurna dengan meletakkan botol di dalam sebuah alat masak bertenaga panas matahari.


3. Air jeruk limau atau jeruk lemon

Tambahkan air jeruk limau atau lemon ke dalam 1 liter air minum dan biarkan selama 30 menit. Cara ini akan membunuh sebagian besar kuman kolera dan beberapa kuman lainnya. Meski cara ini tidak membuat air benar-benar aman namun di daerah di mana kolera menjadi ancaman, cara ini lebih baik daripada tanpa perlakuan sama sekali. Menambahkan air jeruk limau atau lemon ke dalam air sebelum melakukan pembasmian kuman dengan sinar matahari atau dengan metode 3 pot akan membuat air lebih aman.

4. Klorine

Klorine murah dan mudah digunakan untuk membunuh sebagian besar kuman di dalam air minum. Tapi bila klorine yang digunakan terlalu sedikit, maka tidak akan dapat membunuh kuman. Jika terlalu banyak klorine, rasa air jadi tidak enak. Klorine paling baik digunakan dalam sistem pengadaan air masyarakat, karena jika untuk satu rumah tangga akan sulit dilakukan dengan baik setiap saat.

Klorine dalam jumlah besar dapat merusak kesehatan manusia maupun lingkungan, tetapi secara umum cukup aman bila digunakan untuk membasmi kuman dalam air di rumah dan di masyarakat. Lebih baik membasmi kuman dalam air dengan klorine daripada menghadapi resiko gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kuman-kuman.

Jumlah klorine yang diperlukan untuk membasmi kuman di dalam air tergantung pada seberapa parah air itu terkontaminasi (berapa banyak dan jenis kuman yang terkandung di dalamnya). Makin banyak kandungan kuman di dalam air, makin banyak pula klorine yang dibutuhkan untuk menyingkirkannya.

Penting untuk menambahkan klorine dalam jumlah cukup agar sebagian klorine tetap tinggal di dalam air setelah kuman-kuman mati. Klorine yang tertinggal ini disebut klorine bebas, dan ini akan membunuh kuman-kuman baru yang masuk ke dalam air. Air yang mengandung klorine bebas akan berbau dan agak terasa seperti klorine. Ini menunjukkan bahwa air itu aman diminum. Jika kandungan klorine terlalu banyak, bau dan rasanya akan kuat dan tidak enak.

loading...