Buah-buahan merupakan sumber zat gizi yang sangat baik, juga bisa menjadi murah dan tersedia di mana-mana. Selain bisa didapatkan dengan cara membeli, kita juga bisa menanam buah-buahan di halaman atau di kebun. Memakan berbagai jenis buah-buahan, akan melengkapi asupan zat gizi, yang sangat baik untuk menjaga kesehatan dan membantu pertumbuhan.

Selain buah yang 'mahal' di pasar atau supermarket, ternyata banyak juga buah 'sehari-hari' yang memiliki kandungan zat gizi yang melimpah, misalnya tomat.

Berikut adalah lima jenis buah-buahan yang memiliki khasita yang sangat baik bagi kesehatan tubuh:

1. Alpukat

Buah alpukat memiliki banyak kandungan nutrisi yang meliputi asam oleat, asam folat, kalium, serat, klorofil, zat besi, zat tembaga, glutation, senyawa fitokimiawi, potasium, vitamin A, Vitamin E, dan Vitamin B 6.

Karena kandungannya yang kaya, alpukat dapat dijadikan sebagai makanan (buah) herbal yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan jantung, mengurangi kadar kolesterol, meredakan tekanan darah tinggi, mengontrol debar jantung, menjaga kesehatan sistem syaraf, membantu menyembuhkan penyakit diabetes, sebagai anti oksidan, mencegah kanker (mulut dan tenggorokan), melindungi sel-sel tubuh dari serangan radikal bebas, mencegah anemia, menjaga kesehatan tulang, menyehatkan janin, mengontrol fungsi sistem syaraf, mengurangi penumpukan plak di arteri, mempercepat kerja sel-sel otak, serta memperlambat penyerapan karotenoid yang sangat penting untuk kesehatan jantung.

2. Buah Naga

Buah naga atau Dragon fruit memiliki kandungan air, protein, lemak, serat (dietary fiber), betakaroten, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C dan niasin.

Dengan kandungan yang melimpah tersebut, buah naga sangat berkhasiat dalam memerangi berbagai penyakit degeneratif, mengurangi tekanan emosi, menetralkan racun dalam darah, menurunkan kadar gula darah dan kolesterol, mencegah penyakit diabetes melitus, jantung, stroke, kanker, dan penyakit kardiovaskular lainya. Buah naga juga berguna dalam proses penglihatan, reproduksi, dan metabolisme, mengurangi konsentrasi radikal peroksil, menguatkan fungsi tulang dan ginjal, meningkatkan kerja otak, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

3. Tomat

Tomat merupakan sumber vitamin A (karoten), Vitamin B (thiamin), Vitamin C (asam askorbat), Vitamin K, protein, lemak, kalsium, fosfor, zat besi dan berbagai zat mineral lainya. Bagian yang dapat dimakan sekitar 95%.

Karena kandungan seratnya, tomat berkhasiat melancarkan dan menyehatkan sistem pencernaan. Kandungan likopen dalam tomat berfungsi untuk mencegah kerusakanan jaringan kulit yang diakibatkan oleh sinar ultraviolet dari matahari. Tomat dapat memperkuat tulang karena kandungan Vitamin K yang mampu mencegah mengeroposnya tulang atau lebih dikenal dengan istilah osteoporosis.

Kandungan likopen pada tomat, membuat tomat berpotensi untuk menghindari berbagai jenis kanker seperti kanker prostat, mulut, tenggorokan, lambung, usus besar, dan kanker ovarium.

Kandungan kromium dalam buah tomat mampu membantu menyeimbangkan kadar gula darah dalam tubuh anda. Sehingga lebih stabil dan tidak membahayakan kesehatan tubuh anda.

Karena kandungan vitamin A-nya,  tomat berfungsi untuk menjaga kesehatan mata serta mampu menajamkan daya lihat organ mata seseorang terhadap berbagai benda di sekitarnya. Selain itu, tomat juga mampu menyehatkan rambut serta memperkuat rambut dari ujung hingga akarnya.

4. Jeruk Bali

Jeruk Bali memiliki kandungan likopen, pektin, zat aktif pembersih darah, kalium, dan vitamin C. Adapun manfaat dari setiap kandungan yang terdapat dalam jeruk Bali adalah sebagai berikut:

a. Likopen
Kandungan likopen pada jeruk Bali yaitu 350 mikogram/100 gram daging buah. Jika bersinergi dengan betakaroten (provitamin A) yang banyak terdapat pada jeruk Bali , likopen bisa berperan sebagai antioksidan.

b. Pektin
Setelah dijus, jeruk bali mengandung pektin jauh lebih banyak dibandingkan dengan jenis jeruk lainya. Satu porsi jus jeruk bali mengandung lebih dari 3, 9% pektin. Setiap 15 gram pektin dapat menurunkan 10% tingkat kolesterol. Berarti jeruk bali dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

c. Zat aktif pembersih darah
Jeruk bali mengandung zat aktif yang dapat membersihkan sel darah merah dalam tubuh dan menormalkan tingkat hematokrit (presentasi sel darah / volume darah). Sehingga jeruk bali dapat mengobati anemia dan penyakit serangan jantung.

d. Kalium
Jeruk bali merupakan sumber kalium, vitamin A (440 IU) bioflavonoid, dan likopen yang dapat sebagai anti kanker dan menyehatkan prostat

e. Vitamin C
Sepert jenis jeruk lainnya, jeruk bali merupakan sumber vitamin C, yang dapat memperbaiki jaringan yang rusak serta mengobati kanker.

5. Apel

Apel mengandung sumber quercetin dan zat fitokimia yang dapat memerangi radikal bebas pemicu serangan jantung dan kanker. Kalau apel dikonsumsi tanpa mengupas kulitnya, maka apel yang sarat serat itu akan membantu pencernaan dan menurunkan kolesterol.

Daya tahan tubuh anda akan meningkat, jika rutin mengkonsumsi apel setiap hari, mengingat buah ini kaya akan vitamin C dan vitamin A yang berkhasiat sebagai antioksidan.

Apel merupakan sumber quercetin, suatu fitokimia anti radikal bebas yang menyebabkan penyakit jantung dan kanker. Apel juga baik dikonsumsi bagi anda yang gemar makan-makanan yang berlemak. Enzim dalam apel dapat mempengaruhi pencernaan karbohidrat, mengurangi penyerapan glukosa dalam saluran pencernaan, dan merangsang pankreas untuk memproduksi lebih banyak insulin. Kondisi ini akan membantu keseimbangan gula darah.

loading...