Herbal merupakan tumbuhan atau bagian-bagiannya yang mengandung satu atau lebih bahan aktif yang dapat dipakai sebagai obat (therapeutic). Jika kita membayangkan herbal, maka yang terbayang adalah kumpulan bagian tanaman, berupa daun atau batang atau umbi yang dikeringkan atau telah dihaluskan atau telah diolah menjadi sebotol cairan siap minum dan atau sebagainya. Sesuatu yang tidak enak dimakan atau diminum.

Ternyata juga, herbal dapat berupa bahan makanan yang ternyata kita makan sehari-hari. Makanan herbal adalah makanan yang mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk kesehatan tubuh. Makanan herbal kaya akan kandungan zat-zat nutrisi. Makanan pokok seperti padi dan jagung dapat juga digolongkan sebagai herbal, begitu juga dengan buah, sayuran, dan rempah-rempah.

Berikut adalah beberapa jenis bahan makanan sehari-hari yang juga bersifat herbal:

1. Beras Merah

Beras merah memiliki kandungan gizi yang meliputi vitamin B-komplek, niasin, magnesium, fosfor, dan serat. Sehingga beras merah yang layak dijadikan sebagai bahan makanan herbal tersebut sangat bermanfaat di dalam mengendalikan kadar gula dalam darah, mempermudah kerja jantung, serta tepat untuk pembentukan dan penguatan tulang.

2. Gandum

Gandum kaya akan kandungan serat dan vitamin E, sehingga gandum dapat menjadi bahan makanan herbal yang dapat menurunkan tingkat estrogen dalam tubuh. Dengan demikian, pertumbuhan kanker payudara dapat dicegah. Gandum juga mampu mengurangi penumpukan plak di erteri, meningkatkan peredaran darah sehingga sel-sel otak semakin gesit bekerja. Apabila dikonsumsi sebanyak 2,5 porsi/hari bersama advokat, maka gandum yang akan menjadi sumber protein dan vitamin B tersebut mampu menurunkan risiko penyakit jantung.

3. Bekatul

Bekatul merupakan sumber serat larut yang sangat berkhasiat melapisi dinding usus. Sehingga bekatul dapat dijadikan bahan makanan herbal yang mampu mencegah penyerapan kolesterol. Bila dikonsumsi secara teratur, maka bekatul dapat menurunkan kadar kolesterol.

4. Kentang (Solanum tuberosum)

Kentang sangat bagus untuk dijadikan sebagai bahan makanan herbal, karena bila dimasak dengan benar, tidak digoreng, dan menambahkan mentega atau keju, maka olahan kentang berpotensi untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Kandungan kimia dari umbi kentang anatara lain karbohidrat, serat, air sekitar 80 %, protein, zat besi, thimin, niasin, fosfor, kalium, dan vitamin C. Vitamin C yang terkandung dalam setiap 100 g kentang sebanyak 17 mg.

Khasiat umbi kentang digunakan untuk mengobati eksim, menghilangkan rasa nyeri pada tulang, menurunkan tekanan darah, meluruhkan air kencing, mempertahankan kebugaran tubuh, dan obat awet muda. Bahkan, ada beberapa terapi yang dapat digunakan dari umbi kentang, yaitu mencegah kanker, asam urat, ginjal, lever, jaringan otot dan proses peremajaan tubuh.

5. Brokoli (Brassica oleracea var)

Bunga tanaman ini kaya akan kandungan vitamin A dan D. Dalam 100 g brokoli segar mengandung antioksidan, diantaranya asam fosfat sebanyak 20 mg. tokoferol 30 mg, beta- karoten 800 mg, vitamin C 100g, dan senyawa flavonoid. Senyawa ini bersifat sebagai antioksidan serta dapat mencegah penyakit kanker dan jantung.

Sayuran brokoli bisa dibuat jus, dikukus, ditumis, atau dimasak capcay. Bagi yang mempunyai gangguan asam urat tinggi, jangan terlalu sering menikmati brokoli karena sayur ini mengandung purin tinggi.

Kandungan serat atau karbohidrat kompleks dalam brokoli ibarat sikat yang membersihkan saluran pencernaan dari racun-racun pemicu kanker, sekaligus membantu melancarkan BAB (Buang Air Besar). Serat yang tinggi juga bisa menurunkan kadar kolesterol dan membantu tubuh mengontrol kadar gula darah. Menjaga tulang tetap kuat dan menjaga tulang tetap kuat dan mencegah jantung koroner.

Brokoli mengandung sulforofane. Zat yang dapat mencegah pertumbuhan kanker. Brokoli yang mengandung lutein dapat mencegah penyakit mata serta mengurangi risiko kanker pada usus besar. Brokoli juga kaya akan folat, serat, beta karoten, dan vitamin C yang dapat mencegah penyakit jantung.

Bila anda mengkonsumsi brokoli dengan kombinasi apel, sayur, dan buah lainya, maka paru-paru anda akan terlindungi.

loading...