Ketika hidung mampet memang sangat merepotkan anda, karena akan mengganggu aktifitas dan penampilan anda. Tetapi terkadang hal ini tidak bisa dihindari, banyak faktor yang menjadi pemicu hidung mampet ini. Biasanya, menghindari faktor pemicu akan mengurangi terjadinya mampet pada hidung anda.

Ada banyak faktor yang dapat mengakibatkan hidung mampet, di antaranya:

1. Radang

Penyebab tersering. dibagi menjadi 2 macam yakni peradangan karena infeksi (virus, bakteri atau jamur) dan peradangan karena non infeksi (alergi atau ketidakseimbangan saraf di rongga hidung / rinitis vasomotor. Bisa juga disebabkan adanya peradangan organ-organ di sekitar hidung di antaranya peradangan pada sinus (sinusitis), amandel (tonsilitis) dan adenoid (adenoiditis). Tentu saja keluhan yang dirasakan selain hidung tersumbat juga tergantung lokasi radangnya.

2. Kelainan anatomi

Contohnya: tulang hidung patah, sekat hidung. patah, sekat hidung berlubang akibat operasi atau penyakit, rongga hidung yang terlalu sempit atau terlalu lebar, dll

3. Benda asing

Sering terjadi pada anak- anak, tetapi tidak tertutup kemungkinan terjadi pada orang dewasa. Benda asing bisa berupa benda mati maupun makhluk hidup.

4. Obat

Contoh: obat KB, obat hipertiroid, obat semprot/tetes pelega hidung, bila digunakan secara terus menerus tanpa pengawasan dokter maka akan menyebabkan rebound effect, serangan tersumbatnya menjadi lebih hebat.

5. Tumor

Bisa berupa tumor jinak (polip) maupun tumor ganas. Tumor jinak tumbuh lambat, tetapi tumor ganas tumbuh dengan cepat dan menyebabkan kerusakan organ-organ di sekitarnya.

6. Hormonal

Contohnya pada kasus wanita hamil dan menstruasi, ataupun ketidakseimbangan hormonal lainnya.

Tentunya penyebab ini akan memberikan gejala yang berbeda selain gejala hidung mampetnya, seperti demam, bersin, keluar lendir hidung, mimisan, benjolan di lubang hidung, nyeri dihidung, sakit kepala, gangguan penglihatan dan lain sebagainya.

Penanganannya sangat tergantung dari penyebab hidung mampet tersebut. Sebaiknya anda memeriksakan keluhan anda ke dr THT lebih lanjut, agar mendapat pemeriksaan yang akurat dan terapi optimal sesuai dengan penyebabnya. Demikian penjelasannya, semoga jelas.

loading...