Semangka, si bundar yang mengandung banyak air dan rasanya manis ini merupakan buah yang cocok untuk menghilangkan dahaga, apalagi dimakan ketika hari panas, sangat menyegarkan.

Semangka (Citrullus vulgaris Schrad) berasal dari famili Cucurbitaceae dan genus Citrullus. Di daerah Jawa, ia disebut semongka, watesan, dan ghuleng-ghuleng. Di Sumatera, ia dikenal dengan mandike, karamboja, kalambosa, atau kamandriki. Di Maluku, semangka disebut mendikai, sedangkan di Lampung lamuja. Semangka mempunyai nama asing Xi gua, watermelon, melon d'eau, atau wasserkurbis.

Selain menyegarkan, semangka juga mengandung banyak zat nutrisi yang bermanfaat, antara lain: Vitamin A, Vitamin C, potasium, Vitamin B6, tiamin, serta zat nutrisi lainnya. Semangka juga tergolong sebagai buah yang menyehatkan, mampu menangkal kanker, dan meningkatkan libido.

Semangka tergolong buah yang bebas lemak, rendah kalori, dan karenanya dianggap sebagai makanan untuk diet yang ideal. Meskipun begitu, buah ini menjadi sumber energi yang baik. Semangka juga bisa menjadi asupan multivitamin. Dengan mengonsumsi dua cangkir semangka saja (yang sudah dipotong-potong), anda sudah mendapatkan asupan vitamin A, B6, dan C.

Berikut adalah beberapa khasiat yang dapat dipetik dari segar dan manisnya semangka ini, seperti dikutip dari kompas.com:

1. Likopen: Mencegah penyakit jantung dan berbagai kanker

Semangka memiliki banyak kandungan lycopene, senyawa antioksidan pada tanaman yang terkenal mampu melawan penyakit jantung dan kanker prostat. Mungkin selama ini anda mengaggap tomat sebagai salah satu penghasil lycopene terbaik.

Hal itu memang benar, tetapi Anda harus memasak mereka terlebih dahulu dengan sedikit minyak untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sementara pada semangka, Anda tidak perlu terlebih dahulu memasaknya, karena buah ini langsung melepaskan lycopene-nya. Bahkan, satu cangkir semangka memiliki 40 persen kandungan antioksidan lebih banyak ketimbang tomat.

Warna merah pada semangka menandakan tingginya kadar likopen, salah satu komponen karotenoid seperti halnya betakaroten. Karena itu, makan semangka merah lebih disarankan daripada semangka kuning.

Dibandingkan dengan senyawa antioksidan lainnya (khususnya vitamin C dan E), kekuatan likopen semangka dalam memerangi radikal bebas jauh lebih ampuh. Kekuatannya sebagai antioksidan dua kali lipat dari betakaroten (provitamin A) dan sepuluh kali lipat dibandingkan vitamin E. Jadi, reaksi likopen sebagai antioksidan di dalam tubuh jauh di atas vitamin A, C, E, dan mineral lainnya.

Berbagai penelitian membuktikan bahwa likopen sangat bermanfaat untuk mencegah kanker, terutama kanker sel epitel, seperti kanker prostat, kanker paru, kanker kolon, kanker ovarium, dan kanker payudara. Hasil penelitian di Italia membuktikan bahwa konsumsi likopen dosis tinggi bisa menurunkan risiko terkena kanker perut dan usus.

2. Likopen: Pertahankan mental dan fisik lansia

Selain itu, likopen juga dapat mempertahankan fungsi mental dan fisik para lansia. Setelah masuk ke dalam aliran darah, likopen akan menangkap radikal bebas pada sel-sel tua dan memperbaiki sel-sel yang telah mengalami kerusakan. Sebagai senyawa fitokimia, likopen tidak memiliki sifat toksik sehingga aman dikonsumsi tanpa menimbulkan efek samping.

3. Likopen: Menambah kesuburan pria

Suatu percobaan yang dilakukan All India Institute of Sciences New Delhi pada 30 orang pria tidak subur berusia 23-45 tahun yang diberi 20 mg likopen dua kali sehari selama 3 bulan menunjukkan peningkatan jumlah sperma, perbaikan struktur sperma, dan peningkatan pergerakan sperma. Dari 30 responden tersebut, 6 di antaranya berhasil menghamili istrinya.        

4. Mengandung banyak vitamin A dan vitamin C

Semangka mempunyai kandungan vitamin A yang cukup baik. Konsumsi 100 gram cukup untuk memenuhi 11,1 persen kebutuhan tubuh terhadap vitamin A.

Sepotong semangka besar (sekitar 2 cangkir) menyediakan hampir setengah harian dari kebutuhan vitamin C Anda. Menurut The George Mateljan Foundation, kandungan vitamin C pada semangka termasuk dalam kategori excellent. Kombinasi dua vitamin tersebut membuat semangka dapat menjadi sumber antioksidan yang sangat baik.

5. Melawan infeksi

Dua gelas semangka juga menyediakan hampir seperempat dari kebutuhan beta karoten harian Anda, yang digunakan tubuh Anda untuk membuat vitamin A. Jumlah beta karoten yang rendah dapat membuat Anda rentan terhadap infeksi virus dan masalah penglihatan.

6. Mempercepat proses penyembuhan

Semangka adalah salah satu makanan langka penghasil citrulline, asam amino yang digunakan dalam penyembuhan luka dan pembelahan sel. Bagian daging berwarna putih pada buah semangka yang biasanya tidak dimakan justru mengandung banyak citrulline.

7. Mengatasi stres

Semangka merupakan sumber potasium yang baik, yang membantu mengontrol tekanan darah. Inilah alasan mengapa semangka dapat menjadi pilihan makanan ringan yang sempurna untuk dinikmati bersama keluarga.

8. Memuaskan ngidam

Hanya ada 96 kalori dalam dua cangkir semangka manis. Selain itu, tingginya kandungan air dapat membuat Anda cepat merasa kenyang dan menjaga berat badan Anda tetap terkonttrol.

9. Memicu libido

Senyawa asam amino sitrulin pada semangka juga dapat membantu meningkatkan produksi nitrit oksida, yang berperan pada kemampuan ereksi pada pria. Sitrulin mudah diserap tubuh sehingga konsentrasi maksimum di dalam darah lebih mudah dicapai. Biji semangka juga mengandung senyawa aktif kukurbositrin yang dapat memacu kerja ginjal dan menjaga agar tekanan darah tetap normal.

loading...