Di daerah di mana nyamuk berkembangbiak hanya dalam sebagian waktu, dapat cepat dibasmi dengan menggunakan insektisida. Dulu pestisida DDT digunakan dimana-mana untuk membunuh nyamuk malaria, dan disemprotkan di luar rumah ke tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk. Tetapi DDT adalah racun yang sangat membahayakan manusia dan khewan, menyebabkan kanker dan kelahiran bayi cacat.

DDT dapat menyebar jauh di udara dan di dalam air, dan menetap di lingkungan selama beberapa tahun dan makin lama makin berbahaya. Karenanya, saat ini dikebanyakan negara direkomendasikan penggunaan insektisida yang tidak terlalu beracun.

Ada satu jenis insektisida yang disebut pyrethrin, yang mana kerusakan jangka panjang bagi manusia, khewan, dan tanah tidak terlalu besar. Manfaat lain pyrethrin dibanding DDT dan malathion (pestisida lain yang merusak) adalah jumlah yang perlu disemprot lebih sedikit untuk areal yang sama.

Pyrethrin tidak terakumulasi di lingkungan, tetapi cukup beracun bila manusia terpapar sehingga harus digunakan secara hati-hati. Pyrethrin menimbulkan iritasi kulit dan mata serta menyebabkan ruam dan sesak napas. Hindari kontak langsung dengan insektisida ini, terutama bagi anak-anak dan wanita hamil atau wanita yang sedang menyusui. Pyrethrin sangat beracun jika terlanjur masuk ke dalam sumber-sumber air.
"Jangan gunakan produk pyrethrin di dekat aliran air atau kolam !!"

Akhir-akhir ini DDT telah kembali digunakan dengan cara yang lain dari sebelumnya. Saat in penggunaan DDT direkomendasikan untuk digunakan di dalam rumah secara terbatas, dengan metode yang disebut Penyemprotan Residu Dalam Ruangan (Indoor Residual Spraying = IRS), yakni menyemprotkan sedikit DDT ke dinding rumah bagian dalam untuk membunuh nyamuk yang hinggap di sana. Metode ini menggunakan sedikit racun pada areal yang lebih kecil, mencegah DDT masuk ke dalam sumber air dan mengurangi kemungkinan nyamuk menjadi kebal terhadap DDT.

Semua insektisida beracun, sebab itu ketika menggunakan DDT, pyrethrin, atau insektisida lain, Anda harus:

  • Ikuti petunjuk tertera di label dan semprotkan secara hati-hati.
  • Ketika menyemprot, gunakan selalu peralatan pelindung.
  • Gunakan bahan kimia sesedikit mungkin. Semprotkan hanya ke tempat-tempat di mana nyamuk masuk dan tempat mereka hinggap.
  • Jangan menyemprot dekat anak-anak atau wanita hamil atau menyusui.
  • Jaga agar anak-anak tidak menghisap atau menggigit kelambu yang diberi insektisida, dan anjurkan agar mereka tidak menyentuh kelambu.
  • Ketika mencuci kelambu yang mengandung insektisida, gunakan sebuah ember dan buang air bekas cucian ke dalam lubang pembuangan untuk menjaga agar aliran air dan sumber-sumber air minum tidak terkontaminasi.


Menggunakan takaran/dosis insektisida yang terlalu banyak dapat menyebabkan nyamuk menjadi kebal terhadap insektisida tersebut dan membuat insektisida tidak ampuh lagi.

Penyemprotan insektisida adalah tindakan darurat untuk dengan cepat mengendalikan nyamuk. Tetapi insektisida hanya akan mengurangi penyakit-penyakit yang dibawa nyamuk jika insektisida digunakan sebagai bagian dari program yang bermanfaat untuk semua orang, program pengendalian perkembangbiakan nyamuk di lingkungan, dan program pendidikan masyarakat.