| Manfaat Pertanian Organik |
|
Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami, sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan. Dalam prakteknya, pertanian organik dilakukan dengan cara, antara lain:
Manfaat Pertanian Organik Sejumlah keuntungan yang dapat dipetik dari pengembangan pertanian organik adalah, antara lain: 1. Kesehatan
Menjaga sifat fisik, kimia dan biologi tanah yang baik merupakan hal yang penting dalam pertanian organik. Untuk itu dalam pertanian organik diutamakan cara pengelolaan tanah yang meminimalkan erosi, meningkatkan kandungan bahan organik tanah serta mendorong kuantitas dan diversitas biologi tanah.
Hasil studi menunjukkan bahwa sistem produksi organik hanya menggunakan 50–80% energi minyak untuk Penjagaan kualitas air merupakan upaya yang sangat penting dalam sistem pertanian lestari (sustainable agriculture system). Kenyataan menunjukkan bahwa polusi air tanah (groundwater) dan air muka tanah (surface water) oleh nitrat dan fosfat menjadi hal yang umum terjadi di kawasan pertanian. Residu pupuk dan pestisida sintetis serta bakteri penyebab penyakit seperti Escherichia Coli juga seringkali terdeteksi di sistem perairan. Pertanian organik terbukti mampu meminimalkan perubahan iklim global karena emisi gas rumah kaca (greenhouse gas emission) pada pertanian organik lebih rendah dibandingkan pertanian konvensional. Dalam pertanian organik tidak menggunakan pupuk nitrogen sintetis sehingga tidak ada emisi nitrogen oksida dari pupuk buatan tersebut. Praktek pertanian organik mengurangi jumlah limbah melalui daur ulang limbah menjadi pupuk organik. Kotoran ternak, jerami dan limbah pertanian lainnya yang selama ini dianggap limbah, justru menjadi bahan yang mempunyai nilai sebagai sumber nutrisi dan bahan organik bagi pertanian organik. Pertanian organik tidak hanya menghindari penggunaan pestisida sintetis, namun juga mampu menciptakan keanekaragaman hayati. Praktek seperti rotasi pertanaman, tumpang sari serta pengolahan tanah konservasi merupakan hal-hal yang mampu meningkatkan keanekaragaman hayati dengan menyediakan habitat yang sehat bagi banyak spesies mulai dari jamur mikroskopis hingga binatang besar. |
Most Read Articles
- Manfaat dan Bahaya Seks Ketika Hamil
- Gangguan yang sering terjadi pada Sistem Ekskresi
- Khasiat Buah Mahkota Dewa
- Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernafasan Manusia
- 5 Macam Penyakit Akibat Pencemaran Partikel Debu di Udara
- Khasiat Pisang untuk Pengobatan
- Khasiat Buah Jambu Biji
- Manfaat Kunyit untuk Pengobatan
- Manfaat Pepaya untuk Obat
- 24 Penyakit Fatal Akibat Merokok
Random Artikel
- Enam Penyebab Hidung Sering Mampet
- Pengaturan Makanan Bagi Penderita Jantung Koroner
- Klasifikasi Penyakit Dan Tipe Pasien Tuberkulosis
- Mutu Protein Makanan
- Investasi Mudah dan Murah
- Waspada Penyakit Musim Pancaroba
- Obat Dapat Menyebabkan Ketulian
- Paria, Si Pahit Kaya Khasiat
- Prospek Bisnis Tanaman Obat di Indonesia
- Susu sebagai Sumber Kalsium
- Pengaruh Rokok terhadap Gigi dan Mulut
- Keunggulan Putih Telur
- Khasiat Buah Merah
- Mengenal Manfaat Mangrove
- Melindungi Kesehatan Anak Jalanan