Seringnya makan ikan dan atau makan ikan dalam jumlah besar dapat menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan karena merkuri dan kontaminan lainnya cenderung menumpuk di tubuh anda dari waktu ke waktu. Ini dapat menyebabkan seseorang menjadi lebih kontaminasi.

Bagi kebanyakan orang, risiko mengonsumsi ikan dan kerang yang terkontaminasi bukan merupakan suatu masalah kesehatan. Namun, bagi orang-orang seperti wanita hamil, anak-anak dan lansia, mengonsumsi ikan yang terkontaminasi memiliki risiko kesehatan yang lebih besar daripada yang lain. Selain itu, beberapa orang berada pada risiko yang lebih tinggi hanya karena mereka makan lebih banyak ikan daripada yang lain.

Jenis-jenis ikan yang disarankan terbagi menjadi 3 bagian, berdasarkan kemungkinan kandungan merkurinya:
1. Ikan terbaik buat dikonsumsi, ikan yang masuk kategori ini memiliki kandungan merkuri yang rendah, antara lain salmon, herring, nila, udang, dan sardine.
2. Ikan yang baik buat dikonsumsi, jenis ikan yang masuk kategori ini antara lain bluefish, kerapu, halibut, tilefish, ikan mas dan tuna putih.
3. Ikan yang dihindari untuk dikonsumsi, jenis ikan yang sebaiknya dihindari antara lain king mackerel, marlin, sword fish, shark, orange roughy dan tuna big eye.


Wanita hamil, akan hamil dan sedang menyusui

Nilai gizi ikan penting selama pertumbuhan dan perkembangan sebelum kelahiran, pada fase awal bayi, untuk bayi yang disusui dan di masa kanak-kanak. Risiko kesehatan dari merkuri pada ikan dan kerang tergantung pada jumlah ikan dan kerang yang dikonsumsi seseorang dan tingkat merkuri yang terkandung pada ikan dan kerang. Beberapa ikan mengandung kadar merkuri yang lebih tinggi yang dapat membahayakan bayi yang belum lahir atau anak yang sedang tumbuh sistem sarafnya.

Akibatnya, wanita hamil atau akan hamil dan wanita yang sedang menyusui berisiko mengekspos anak-anak mereka terhadap kontaminasi jika mereka memakan ikan ini.

EPA-FDA merekomendasikan bahwa wanita yang hamil, akan hamil, atau sedang menyusui memakan 2 hingga 3 porsi (8 hingga 12 ons) ikan setiap minggu, pilihlan jenis ikan yang rendah kandungan merkurinya. Jenis ikan yang paling baik misalnya cod, herring, salmon, dan sardine; sedangkan jenis ikan yang sebaiknya dihindari karena kandungan merkurinya yang tinggi antara lain king mackerel, marlin, dan tuna jenis big eye.

Anak-anak

Bagi anak-anak, EPA-FDA merekomendasikan untuk makan 1 hingga 2 porsi setiap minggunya, pilihlan jenis-jenis ikan yang rendah kandungan merkurinya. Anak-anak yang berusia 2 hingga 3 tahun harus makan 1 ons per porsi, usia 4 hingga 7 tahun harus makan 2 ons per porsi, 8 hingga 10 tahun harus makan 3 ons per porsi, dan anak-anak 11 tahun dan lebih dapat makan porsi dewasa sekitar 4 ons.

Lansia dan orang yang memiliki masalah kesehatan

Bagi para lansia dan orang yang memiliki masalah kesehatan, mungkin lebih rentan terhadap efek kesehatan yang merugikan yang ditimbulkan dari ikan yang terkontaminasi bahkan jika tingkat kontaminasinya rendah sekalipun.

Bagi kelompok ini, makan ikan yang terkontaminasi mungkin dapat memiliki efek merugikan kesehatan yang lebih besar karena kurang mampunya tubuh dalam menghilangkan kontaminan yang mungkin terdapat dalam ikan yang dimakannya.

Oleh karena itu, para lansia sebaiknya membatasi diri untuk tidak makan jenis-jenis ikan yang mungkin terkontaminasi.